Terus Mengalirnya Dukungan Menuju Kedaulatan Pangan

Kedaulatan pangan menjadi cita-cita besar yang sedang Global Wakaf-ACT ingin wujudkan. Dalam ikhtiar ini, dukungan mengalir dari banyak pihak.

Gubernur Jatim Khofifah (baju putih, di atas panggung) bersama Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin (Rompi hitam, di atas panggung) melepas keberangkatan armada yang membawa logistik bantuan ke berbagai wilayah di Jatim. Hadirnya bantuan tersebut tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemprov Jatim. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, SURABAYA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Global Wakaf mengukir cerita menarik sepanjang tahun 2020. Di tahun yang diisi dengan berbagai kejutan, termasuk hadirnya pandemi Covid-19, berbagai aksi meluas yang merupakan wujud nyata kebaikan yang didanai oleh wakaf masyarakat. Hal ini pula lah yang berlanjut hingga menjelang tutup tahun, bahkan menghadirkan sampai dukungan dengan harapan aksi kebaikan dapat terus datang di tahun-tahun berikutnya.

Di pekan menjelang selesainya tahun 2020 misalnya, puluhan truk bermuatan bahan pangan pokok seperti beras, air minum dalam kemasan hingga natura lain memenuhi pelataran Gedung Grahadi, Surabaya, Ahad (27/12/2020). Kendaraan logistik ini tengah bersiap dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuju tujuan mereka masing-masing ke berbagai kota di Jawa Timur. Muatan yang dibawa merupakan produk Global Wakaf-ACT yaitu Beras Wakaf dan Air Minum Wakaf serta bantuan lain dari sedekah masyarakat. Hadirnya bantuan pangan untuk masyarakat Jatim ini pula lahir atas dukungan Pemprov Jatim yang diwakili oleh Khofifah.

“Saya sangat mendukung adanya program-program baik dari Global Wakaf-ACT. Semoga dengan dilepasnya bantuan ini bisa mendukung pemenuhan pangan, khususnya di wilayah Jawa Timur,” ungkap Khofifah setelah melepas keberangkatan truk ke berbagai kota di Jatim.

Di Jatim sendiri, Global Wakaf-ACT di akhir tahun 2020 menghadirkan banyak hal baru, khususnya di sektor pangan. Setelah meresmikan Wakaf Distribution Center di Jombang yang menjadi titik awal distribusi berbagai bantuan se-Jatim, Global Wakaf-ACT juga menggelar tanam raya di sawah yang menjadi bagian dari program Wakaf Sawah Produktif yang targetnya mencapai 500 hektare pada Sabtu (26/12/2020). Di tanam raya ini, selain melibatkan masyarakat petani di Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Global Wakaf-ACT juga melibatkan para pakar pertanian dengan menanam bibit padi unggul yang bisa menghasilkan panen lebih banyak dari padi jenis lain.

“Dengan bibit unggul serta metode penanaman yang tepat dan dukungan cuaca, bisa menghasilkan panen yang lebih melimpah. Harapannya, kedaulatan pangan yang Global Wakaf-ACT gaungkan benar-benar dapat terwujud,” ungkap Hariyadi yang menjadi pengembang dari bibit unggulan ini, Sabtu (26/12/2020).

Kini, tahun telah berganti. Aksi kebaikan dan dukungan akan terus mengalir hingga cita-cita kedaulatan pangan benar-benar dapat terwujud. Global Wakaf-ACT sendiri sebagai pengelola dana wakaf masyarakat bakal memaksimalkan potensi besar ini di bidang-bidang produktif, termasuk pertanian.[]