The Asahi Shimbun Terkesan dengan Aktivitas ACT dan A-PAD

Nantinya, salah satu media cetak terbesar di Jepang itu akan meliput aksi kemanusiaan bersama ACT dan A-PAD di Lombok dan Palu.

The Asahi Shimbun Terkesan dengan Aktivitas ACT dan A-PAD' photo

ACTNews, JAKARTA - Salah satu media Jepang, The Asahi Shimbun, bertandang ke kantor Aksi cepat Tanggap (ACT) pada Rabu (11/9) lalu. Diwakili Jurnalis Senior Noriko Akiyama, The Asahi Shimbun pada hari itu menemui Senior Vice President ACT Syuhelmaidi Syukur.

Syuhelmaidi menjelaskan bahwa salah satu media cetak terbesar di Jepang itu ingin meliput aksi kerja sama antara ACT dengan The Asia Pacific Alliance for Disaster Management Japan (A-PAD JAPAN), dalam menangani pemulihan pascabencana di Palu dan Lombok.

“Mereka ingin meliput aksi-aksi antara ACT dengan A-PAD Jepang. Mereka juga ingin tahu kenapa kita bisa kerja sama dengan Jepang, dan kemudian apa keunggulan aspek kerja sama dengan A-PAD Jepang dibanding mitra-mitra lain,” kata Syuhelmaidi.

Salah satu program yang dilakukan antara kedua lembaga kemanusiaan ini adalah membangun kompleks Integrated Community Shelter (ICS) yang ketiga di Palu, di mana korban bencana masih membutuhkan tempat untuk tinggal hingga sekarang. Program kemanusiaan lainnya adalah pembuatan pipanisasi di Sembalun yang masih berlanjut sampai hari ini.


Syuhelmaidi mengatakan, perwakilan The Asahi Shimbun cukup terkesan dengan aksi-aksi yang dilakukan antara ACT dengan A-PAD. Media tersebut akan memberitakan semua aksi kolaborasi kemanusiaan itu kepada masyarakat Jepang di produk informasi mereka.

“Mereka juga akan berkunjung ke Lombok dan ke Palu untuk melihat langsung kerja yang kita lakukan di Lombok dan di Palu. Kita ingin menyampaikan juga salam kepada masyarakat Jepang dari ACT dan bangsa Indonesia karena insyaallah, kita ada niatan untuk membuka kantor perwakilan ACT di Jepang untuk ke depannya,” ujar Syuhelmaidi.

Akiyama sendiri pada saat pertemuan sudah menanyakan banyak hal perihal kerja sama antara kedua lembaga kemanusiaan itu. Dari hasil pembicaraan tersebut, Akiyama mengaku sangat terkesan dengan aksi-aksi yang sudah dilakukan oleh ACT bersama dengan A-PAD.

“Saya sangat terkesan. Di Indonesia, saya rasa organisasi non-pemerintahnya (NGO) sangat aktif membantu. Terutama, (peranan) ACT yang sangat besar untuk hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan,” ujar Akiyama yang pada hari itu juga mendapatkan pemaparan singkat tentang aksi-aksi ACT di luar kerja samanya dengan A-PAD.

Melalui pertemuan tersebut, Akiyama juga menyukai bagaimana ACT bekerja sama dengan masyarakat-masyarakat sipil dalam membangun kembali daerah mereka yang telah terdampak bencana. Ia melihat bahwa sinergi tersebut merupakan satu hal yang luar biasa untuk masa depan.

Faisal Djalal selaku Chairperson dari A-PAD berharap, dari adanya pertemuan ini, akan berlanjut lagi kepada kerja sama dengan anggota A-PAD lainnya selain Jepang. Menurutnya, dengan adanya solidaritas dari negara lain itu menunjukkan bahwa suatu negara tidak menghadapi sebuah bencana sendirian.

“Bahwa negara-negara yang lain punya perhatian yang baik untuk Indonesia, dan kita juga (punya perhatian) ke negara-negara tersebut. Dan ini juga tentunya menjadi bukti bahwa kita kerjakan selama ini betul-betul berguna untuk kemanusiaan dan menolong sesama,” kata Faisal. []

Bagikan