Tiba di Banjarmasin, Bantuan Kapal Kemanusiaan Diharapkan Dorong Pemulihan

Kapal Kemanusiaan untuk korban banjir Kalimantan Selatan akhirnya tiba di Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin pada Senin (1/2/2021). Kapal bermuatan 1.000 ton bantuan logistik ini diharapkan dapat mendorong masa pemulihan bagi para penyintas di Kalimantan Selatan.

Truk yang baru saja memuat bantuan dari Kapal Kemanusiaan di Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, BANJARMASIN – Kapal Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk korban banjir di Kalimantan Selatan tiba di Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin. Bantuan sekitar 1.000 ton tersebut tiba pada Senin (1/2/2021). Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina turut menyambut langsung kedatangan kapal yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak pada Sabtu (30/1/2021) tersebut. Ia mengapresiasi usaha ACT dalam membantu para penyintas.

"Ini bantuan banyak sekali saya kira, mudah-mudahan bisa langsung diterima oleh warga yang terdampak dan saat ini memerlukan bantuan baik natura, ataupun bahan-bahan lain. Terutama pascabanjir, ini sudah hari ke-17 sehingga sudah banyak sekali inventarisir kerusakan-kerusakan yang terjadi terutama di Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarmasin sekitarnya juga terdampak,” ujar Ibnu.

Saat ini kondisi sudah mulai kondusif. Ibnu mengungkapkan saat ini sebagian besar penyintas telah kembali ke rumahnya masing-masing. Meskipun begitu, bantuan tetap dibutuhkan untuk pemulihan. “Saat ini pascabanjir, recovery itu yang kita butuhkan bukan lagi semata-mata sembako, tetapi juga kebutuhan lainnya,” jelas Ibnu.


Serah terima bantuan Kapal Kemanusiaan dari Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan Kepada Walikota Banjarmasin. (ACTNews/Reza Mardhani)

Sejalan dengan itu juga, Zainal Arifin selaku Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan berharap bantuan ini tak hanya berhenti sampai di sini saja. “Kami berencana dan ingin terus perjuangan menangani sebuah bencana dengan memberikan yang terbaik. Soalnya bagi kami bencana tidak hanya di masa emergency, tetapi juga di masa recovery nantinya yang membutuhkan sebuah effort yang nantinya lebih besar,” kata Zainal.


Zainal menargetkan bantuan sebesar 1.000 ton ini dapat didistribusikan dalam waktu 3 bulan ke depan. Selain di Kalimantan Selatan, Kapal Kemanusiaan juga tiba hari ini untuk para penyintas gempa di Sulawesi Barat. “Ini adalah sebuah tanggung jawab kami sebagai sebuah lembaga kemanusiaan untuk menjawab sebuah bencana dengan aksi-aksi nyata. Jadi kita tidak hanya menurunkan tim, tapi kita juga support dengan kekuatan logistik terutama sandang, pangan, dan papan,” tutur Zainal.

Selain penyambutan Kapal Kemanusiaan, dalam acara tersebut PT. Pelindo III Regional Kalimantan Selatan juga menyerahkan 18.000 ribu pakaian baru dan uang sebesar Rp80 juta. Demikian juga bantuan datang dari Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi  (Hiswana) Migas DPC Samarinda PT Pertamina (Persero) MOR VI, berupa uang tunai sebesar Rp 20 juta untuk para penyintas. []