Tiga Dusun di Cilacap Kekeringan, Warga Konsumsi Air Hujan

Tiga dusun ini adalah Dusun Muara, Dusun Karang Sari, dan Dusun Pelindukan yang berada di Kecamatan Kampung Laut. Dusun ini bersebelahan dengan pelabuhan dan pantai Cilacap.

Kekeringan di Cilacap
ACT mendistribusikan air bersih kepada warga di Kabupaten Cilacap yang terdampak kekeringan (ACTnews)

ACTNews, CILACAP – Warga di tiga dusun di Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, menghadapi kekeringan. Dusun ini bersebelahan dengan pelabuhan dan pantai di Cilacap. Karena dekat pantai, air di sana rasanya asin dan tak layak untuk dikonsumsi.

“Warga tidak memiliki akses air bersih karena letak desa yang berada di dekat laut sehingga hanya terdapat air asin saja,” kata Tim Program ACT Cilacap, Tohirin, Senin (6/9/2021).

Tiga dusun ini adalah Dusun Muara, Dusun Karang Sari, dan Dusun Pelindukan. Warga harus mencari sumber air hingga keluar pulau. Salah satunya pulau Nusa Kambangan. Pulau yang menurut mereka menyediakan air bersih lebih banyak. Mereka pun menyebrang dengan menggunakan perahu khusus penampung air.

Tapi semua itu tidak gratis, warga dikenakan biaya Rp200 ribu untuk bisa menyebrang dan membawa pulang air bersih. Belum lagi, air bersih yang mereka dapat hanya bertahan untuk kebutuhan dua minggu. Setelah habis, mereka harus kembali ke sana dan membayar biaya tersebut.

“Cukup berat bagi warga harus mengeluarkan biaya sebanyak itu. Mata pencaharian mereka kebanyakan nelayan. Upah yang biasa mereka terima jumlahnya tak seberapa. Bahkan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari,” kata Tohirin. Terkadang, warga juga menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagai bantuan tahap awal, Tohirin mengatakan, ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia Banyumas mendistribusikan bantuan air bersih ke tiga desa tersebut, Sabtu (4/9/2021).

“Alhamdulillah dua truk tangki air kami kerahkan ke dusun-dusun tersebut. Masyarakat sangat terbantu,” kata Tohirin.[]