Tim HMS ACT Terus Dampingi Kesehatan bagi Warga Terdampak Erupsi Semeru

Tim Humanity Medical Services ACT terus mendampingi korban dan warga terdampak erupsi Semeru pada Januari 2022.

humanity medical services
Tim saat sedang memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak erupsi Semeru di Dusun Kajar Kosong. (ACTNews)

ACTNews, LUMAJANG – Warga Dusun Kajar Kosong, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, mengeluhkan ispa, diare, batuk, pilek, hipertensi, myalgia, dan batuk-batuk  Sabtu (1/1/2022). Dari dusun ini, sebanyak 57 KK terdampak erupsi Semeru.

Melza dari tim Humanity Medical Services (HMS) ACT menjelaskan, hampir sebagian besar warga yang memeriksakan diri mengeluhkan gatal, sesak nafas, dan batuk imbas udara yang dikepul abu.

Tim HMS ACT pun harus berjalan kaki satu kilometer melewati jembatan dan menaiki bukit untuk menuju Dusn Kajar Kosong. Letak dusun berada persis di tepian aliran sungai Gunung Semeru. Rumah-rumah warga tidak terpusat di satu titik, melainkan tersebar hingga di atas bukit.


“Banyak warga mengungsi ke atas bukit, mendirikan terpal dan menumpang di rumah-rumah warga. Kami, tim medis, harus berjalan kaki karena kendaraan, baik mobil atau sepeda motor, tidak bisa melewati medan setapak yang naik turun dan masih berupa batuan,” kata Melza.

Saat Tim HMS sampai,, warga begitu antusias dan senang karena layanan kesehatan menjadi hal langka sebab fasilitas kesehatan cukup jauh dijangkau.[]