Tim Medis ACT Gelar Pelayanan Kesehatan di Pelosok Bogor

Tim Medis ACT Gelar Pelayanan Kesehatan di Pelosok Bogor

Tim Medis ACT Gelar Pelayanan Kesehatan di Pelosok Bogor' photo

ACTNews, BOGOR - Mamat, lelaki yang dikenal sebagai ketua RT, berteriak dari jauh untuk mengajak warganya datang ke sebuah bangunan madrasah. “Pengobatan gratis!” katanya kepada warga. Pada hari itu, Tim Medis Aksi Cepat Tanggap (ACT) tengah mengadakan pelayanan kesehatan untuk mereka, warga Kampung Mulyasari, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/3).

Di sela-sela pelayanan berlangsung, mamat mengakui, selama ini akses kesehatan masih cukup sulit di kampungnya. Apabila ada yang sakit, biasanya mereka hanya pergi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Itu pun tak mudah, karena puskesmas berjarak hampir lima kilometer dari tempat tinggal mereka.

“Bahkan untuk persalinan, warga Kampung Mulyasari kebanyakan masih mengandalkan dukun beranak. Terkecuali dukun beranak sudah tidak bisa menangani, baru kita bawa ke Puskesmas, itu karena aksesnya ke sini agak sulit. Kalau jalan kaki kurang lebih lima kilometer, kalau naik motor itu paling tidak setengah jam,” terang Mamat.

Ya, sulitnya akses dan kurangnya kemampuan warga Kampung Mulyasari lah yang mendasari Tim Medis ACT untuk mengadakan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis. Koordinator Aksi Pelayanan Kesehatan ACT Ardi mengatakan, setidaknya ada 135 warga yang datang ke lokasi aksi.

“Mereka yang datang terdiri dari bayi, anak-anak, ibu menyusui, hingga lansia. Kebanyakan warga mengeluhkan gatal di sekujur tubuh. Selain itu, ada juga lansia yang merasa penglihatannya mulai kurang awas, serta orang dewasa yang menderita nyeri pada punggung dan pinggang,” ungkap Ardi.

Sementara dr. Aris selaku dokter yang turun aksi menyebut penyakit gatal yang diderita warga Kampung Mulyasari, Desa Sukamulya dikenal sebagai scabies, atau warga setempat menyebutnya gudik.

“Penyakit itu bisa disebabkan oleh tungau kasur dan sangat menular, khususnya ketika orang berbagi handuk dan kasur dengan si penderita,” ungkap dr. Aris. karena itu dR Aris mengingatkan agar warga menjaga kebersihan.

Pelayanan kesehatan adalah program berkala yang digelar Global Zakat-ACT di berbagai daerah. Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, kegiatan pelayanan kesehatan biasanya juga disertai dengan penyuluhan hidup sehat untuk menghindar dari berbagai penyakit. []

Bagikan