Toktok Menjadi Taktik Pejuang di Gaza Menyambung Hidup

Muhammad Shaban adalah satu dari jutaan warga Palestina yang berharap adanya lapangan pekerjaan baru dengan berwirausaha. Toktok, sebagai kendaraan multifungsi yang familiar dengan masyarakat Gaza, menjadi dambaan sebagai modal awal wirausaha mereka.

Toktok atau motor gerobak menjadi kendaraan multifungsi andalan masyraakat palestina
Ilustrasi. Toktok digunakan masyarakat di Gaza untuk menjajakan usaha mereka, mulai dari makanan, minuman, hingga mainan. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Muhammad Shaban, tinggal di Jabalia bersama tujuh anggota keluarganya. Saat ini ia tidak bekerja. Ia berharap ada bantuan awal untuk memulai wirausaha. “Saya membutuhkan penghasilan untuk memenuhi biaya pendidikan anak-anak dan susu anak-anak,” ceritanya saat ditemui mitra Aksi Cepat Tanggap di Gaza, awal Februari lalu.

Saat mendengar ada inisiasi program Wakaf UMKM Palestina oleh Global Wakaf - ACT, Shaban amat berharap bantuan tersebut juga bisa ia terima. Baginya, mempunyai penghasilan amat begitu berarti bagi seorang ayah. Ia tidak ingin membiarkan anak-anaknya dalam kelaparan.

Selain menjadi armada berwirausaha, toktok juga dimanfaatkan sebagai angkutan umum. Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response-Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, selepas salat subuh, para pengemudi toktok telah memenuhi jalanan. Mereka siap menawarkan jasa angkut pedagang dan pembeli ke pasar, mengantar anak sekolah, atau membuka kios dagangannya sendiri.

"Lepas pukul delapan pagi, toktok menjadi moda antar jemput anak-anak ke sekolah, atau mengantar mereka yang ingin beraktivitas dan meramaikan jalan-jalan jalur Gaza," kata Said.

Ia menjelaskan, sebaran lokasi calon penerima manfaat akan dilakukan mulai dari Utara Gaza hingga Rafah dekat perbatasan Mesir. Para penerima manfaat adalah masyarakat yang mau membuka usaha sederhana.

Program Wakaf Gerobak Palestina ini menjadi salah satu program unggulan yang dilakukan ACT di tahun ini. Said berharap, Sahabat Dermawan bisa mendukung ikhtiar bersama memandirikan masyarakat Palestina.[]