Totalitas Noor Ajak Pekurban untuk Bantu Sesama

Mohammad Noor Salikhin (45) berhasil mengajak banyak orang terdekatnya untuk berpartisipasi dalam kurban tahun ini melalui Global Qurban - ACT. Lewat daring ataupun secara langsung, Noor mengajak para calon pekurban ini untuk membantu saudara-saudara yang kesulitan selama pandemi baik di dalam maupun luar negeri.

Mohammad Noor Salikhin sehari-harinya bekerja sebagai perancang bangunan dan memiliki usaha travel. Untuk menambah kegiatan yang bermanfaat, ia kemudian bergabung menjadi Agen Qurban. (ACTNews)

ACTNews, YOGYAKARTA – Mohammad Noor Salikhin (45) tertarik ketika mendapatkan info mengenai Agen Qurban dari Global Qurban – ACT. Ia langsung mendaftarkan dirinya dan berniat mencari orang sebanyak-banyaknya untuk berkurban pada tahun ini. “Alhamdulillah, kan ada kegiatan juga kalau begini,” ungkap Noor ketika dihubungi pada Jumat (24/7) lalu.

Semenjak pandemi, Noor yang memiliki usaha travel di Yogyakarta tahu bahwa ibadah haji pada tahun ini kecil kemungkinan dilaksanakan. Oleh karenanya pria asal Umbulharjo, Yogyakarta tersebut mengajak kepada banyak kenalannya untuk ikut berkurban sekalipun tak bisa melaksanakan ibadah haji.

“Saya bilang ke calon-calon pekurban, ‘Kamu kan tahun ini tidak bisa haji atau umroh, sudah ayo ikut kurban saja. Bantu-bantu orang yang lagi kesulitan saat pandemi seperti ini,’ alhamdulillah beberapa kemudian ikut,” kata Noor mencontohkan cara dia menarik pekurban.

Untuk menawarkan kurban pun Noor terbilang totalitas. Jalur daring ataupun bertatap muka langsung ditempuhnya. Kenalan, keluarga, sampai pelanggan travel juga diajaknya untuk ikut berkurban. Hasilnya belakangan Noor berhasil mengajak 10 pekurban untuk menyalurkan kurbannya lewat Global Qurban – ACT.  Beberapa di antaranya bahkan memilih berkurban ke luar negeri.


Daging kurban yang disalurkan para dermawan dapat membahagiakan mereka yang berada di pelosok dan jarang mengonsumsi daging. (ACTNews/Eko Ramdani)

“Mereka lebih tertarik ketika saya ceritakan bahwa ada negara-negara yang terkena konflik kemanusiaan, seperti di Yaman, Palestina, atau Rohingya. Jadi dengan berkurban di Global Qurban – ACT, mereka berharap kurbannya tersalurkan ke sana juga,” kata Noor.

Satu hal yang agak sulit buat Noor adalah mengajak para pekurban ini untuk berkurban tanpa melihat sama sekali fisik hewan secara langsung, sebab daging-daging amanah dermawan ini akan langsung sampai ke penerima manfaat terutama yang berada di pelosok dan daerah konflik. Tetapi Noor sendiri mengatakan bahwa inilah sisi unik Global Qurban – ACT yang mengajarkan para pekurban untuk ikhlas.

“Memang Global Qurban – ACT ini uniknya terletak di keikhlasannya. Sohibul kurban di (negara) kita kan terbiasa untuk melihat kurbannya secara langsung, kemudian terkadang ikut mendapatkan bagiannya juga. Tapi melalui Global Qurban – ACT ini kita diajarkan untuk ikhlas. Benar-benar kita titipkan kurban itu dan kita benar-benar melepas harta kita. Dan insyaallah, kurban ini nanti akan sampai ke orang yang benar-benar membutuhkan,” jabar Noor.


Kurban yang didapat Noor kini telah terhitung di angka lebih dari Rp100 juta. Sebagai Agen Qurban, Noor berhak atas benefit dari hasil penjualan hewan kurban. “Insyaallah, karena memang dari awal kita berkomitmen akan memberikan apresiasi dari sebagian yang telah disalurkan oleh para agen,” kata Onny dari Tim Kemitraan Global Qurban - ACT Yogyakarta.

Onny pun berharap makin banyak juga yang bisa mengikuti jejak Noor dalam keagenan kurban ini, sehingga kemaslahatan yang disebarkan akan semakin luas. “Jadi keuntungannya selain bagi diri sendiri, juga bisa menyebarkan kebaikan bagi orang lain. Semakin banyak pekurban, maka semakin banyak penerima manfaat yang bisa kita sapa pada Iduladha nanti. Untuk itu kami mengajak para agen yang sudah bergabung untuk lebih akseleratif lagi, dan yang belum bergabung menjadi Agen Qurban untuk mendukung kami dalam program ini,” kata ucap Onny.

Noor sendiri belakangan agak sibuk mengurus pekerjaan dia yang lain, yakni merancang bangunan. Ia sampai saat ini masih mengurus sebuah proyek pembangunan di Karawang. Tetapi selepas ini, Noor akan aktif kembali mencari pekurban, “Insyaallah, karena sekalian kita ada kegiatan, kita juga bisa mengajak orang-orang untuk kebaikan,” pungkas Noor. []