Training Water Rescue, Tingkatkan Kemampuan Penyelamatan di Perairan

Meningkatkan kemampuan teknik evakuasi korban di permukaan air merupakan bagian dari kesiapsiagaan dalam merespons peristiwa bencana.

relawan sedang latihan
Peserta Training Water Rescue saat mengikuti pelatihan penyelamatan di perairan. (ACTNews/Revy)

ACTNews, JAKARTA UTARA ACT Jakarta Utara berkolaborasi dengan PT Pertamina Integrated Terminal Jakarta dan PT Indonesia Power POMU Priok mengadakan kegiatan Pelatihan Teknik Pertolongan di Permukaan Air (Training Water Rescue), Rabu (25/5/2022) di Danau Sunter. Dipandu oleh Tim Disaster Management Institute Of Indonesia (DMII) dan didukung oleh Tim Medis Humanity Medical Services (HMS), kegiatan ini berlangsung lancar.

Kepala Cabang ACT Jakarta Utara Mohamad Irfan mengatakan pelatihan ini sangat berguna bagi para relawan dan peserta saat mengevakuasi korban di permukaan air. Saat keahlian relawan atau peserta yang akan bertugas di lokasi bencana meningkat, penyelamatan korban dapat dilakukan secara maksimal.

“Meningkatkan kemampuan dalam melakukan evakuasi korban di permukaan air merupakan bagian dari kesiapsiagaan dalam merespons peristiwa bencana,” ujar Firman.  

Irfan menambahkan, kegiatan peningkatan kemampuan teknik ini diikuti serius oleh seluruh peserta. Sehingga memahami pengetahuan tentang proses penyelamatan di lautan atau permukaan air. “Kalau tidak mengerti, tanya,” jelas Irfan.

Sementara itu, Indra Bumayasai SPV Senior Humas PT Indonesia Power POMU Priok mengatakan kegiatan pelatihan diikuti sedikitnya 17 orang peserta terdiri dari perwakilan PT Pertamina Integrated Terminal Jakarta dan PT Indonesia Power POMU Priok dan harapannya dapat berjalan kembali dengan program-program lanjutan.

"Harapannya program ini dapat berlanjut kembali dengan program-program rescue lainnya. Agar peserta yang hari ini bergabung tidak lupa dengan materi dan pelatihan yang sudah diberikan," kata Indra.[]