Tumor dan Kanker Mengganas, Rima Tutup Usia

Tumor dan Kanker Mengganas, Rima Tutup Usia

ACTNews, SUMATERA BARAT - Berada di rumah duka mendiang Rima, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat datang untuk mengucap bela sungkawa. Setelah dua tahun mengidap tumor dan kanker tulang tanpa pengobatan yang layak, Rima tak lagi sanggup menahan. Rima pun pulang ke hadapan-Nya, Selasa (27/11). 

Rima adalah anak berusia 13 tahun yang mengidap tumor dan kanker sejak 2016 silam. Awal mulanya keluarga Rima belum menyadari itu, bahkan setelah timbul benjolan kecil yang dirasa Rima sangat gatal. Namun, lambat laun benjolan semakin membengkak hingga sekepal tangan. 

Ketika Rima dibawa ke RSUD di Kota Padang, dokter pun mendiagnosa Rima mengidap kanker tulang stadium 4. Bahkan, dokter menyarankan untuk mengamputasi tangan kiri Rima, agar tumor tidak semakin besar dan kanker tidak menyebar luas ke seluruh tubuhnya. Tak ada pilihan, keluarga Rima pun menyetujui rujukan itu. 

Namun, kondisi Rima justru memburuk, sebab keluarga Rima tak lagi mampu membawanya berobat. Ibunda Rima, Emi mengaku keluarga mereka tengah mengalami himpitan ekonomi, juga tidak ada jaminan kesehatan yang bisa menopang biaya pengobatan Rima di rumah sakit. 

Sebelumnya, ACT Sumatera Barat sempat melakukan penggalangan dana untuk kesembuhan Rima melalui crowdfunding Kitabisa.com. “Alhamdulillah kepedulian masyarakat Indonesia kala itu cukup besar. Rupanya banyak juga yang berpartisipasi dalam membantu kesembuhan Rima,” kata Aan Saputra dari Tim Program ACT Sumatera Barat. 

Namun, kenyataannya Rima tidak sanggup bertahan lama. Rima wafat di usianya yang masih belia yakni 13 tahun. Mendengar kabar itu, tim ACT Sumbar pun menyelawat mendiang Rima pada Selasa (27/11). Sejak meninggal di rumah sakit pada Selasa (27/11) siang, mendiang Rima dibawa pulang ke kediamannya di Komplek Bunga Mas, Kota Padang. 

Tak hanya di hari kepergian Rima, tim ACT Sumbar juga menghadiri prosesi pemakamannya pada Rabu (28/11). “Sekarang Rima sudah tidak merasakan sakitnya lagi, Rima sudah tenang. Kami turut berbela sungkawa untuk seluruh keluarga Rima. Semoga Rima diterima di sisi-Nya,” tutur Aan. 

Bersamaan dengan itu, tim ACT Sumbar juga menyampaikan donasi yang sudah terkumpul melalui Kitabisa.com. Donasi dari masyarakat Indonesia itu diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga almarhum. 

“Ribuan ucapan terima kasih kepada donatur yang telah memberikan sumbangsihnya untuk Rima. Insya Allah ini sangat bermanfaat untuk keluarga Rima,” tutup Aan. []