Tunaikan Zakat, Perkuat Ekonomi Masyarakat

Zakat fitrah diharapkan dapat mengatasi terpuruknya ekonomi akibat hadirnya pandemi Covid-19. Oleh karenanya, Ustaz Fadlan Garamatan juga mengimbau para dermawan untuk sesegera mungkin menunaikan zakat fitrah mereka.

Ustaz Fadlan saat peluncuran gerakan "Satu Bantu Satu". (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Di balik bahaya penyakit yang mengintai, pandemi Covid-19 juga menjadi ancaman bagi ekonomi masyarakat. Banyak masyarakat yang terhimpit akibat wabah corona membatasi ruang gerak mereka, terutama dalam mencari rezeki.

Salah satu dampaknya adalah angka pengangguran yang meningkat. Dilansir dari Detik, hal ini diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat yang diadakan Kementerian PPN/Bappenas secara virtual pada Selasa (12/5) lalu. Kamar Dagang dan Industri Indonesia mencatat pengangguran berjumlah sekitar 6 juta orang, Kemnaker menghitung sekitar 1,7 juta orang menganggur, dan Bappenas mencatat sekira 2-3,7 juta orang tak lagi memiliki pekerjaan.

Melihat kondisi masyarakat yang sedang tidak stabil, Ustaz Fadlan mengajak para dermawan sekalian untuk segera dalam menunaikan zakat fitrah. Begitu pula sesuai dengan anjuran Rasulullah untuk menunaikan ibadah zakat fitrah sesegera mungkin.

“Nabi bersabda, orang yang membayar zakat lebih awal waktu itu jauh lebih baik. Saya menyarakankan sebelum berakhir Ramadan mari berzakat,” ujar Ustaz Fadlan saat mengunjungi Humanity Care Line dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Selasa (5/5) lalu.


Ustaz Fadlan mendukung program zakat fitrah dari Global Zakat - ACT. Nantinya zakat fitrah ini akan disalurkan dalam bentuk beras bagi mereka yang membutuhkan di tengah pandemi ini. Ia juga mengajak para dermawan sekalian untuk berzakat fitrah melalui Global Zakat – ACT. Mengingat baginya, program-program ACT juga selama ini memberikan kerja nyata untuk membantu umat yang sedang membutuhkan. “Ayo, bersama Global Zakat – ACT kita berzakat untuk umat dan kemakmuran umat di seluruh tanah air yang kita cintai,” ajak Ustaz Fadlan.

Dai asal Papua ini juga berharap selain masyarakat dapat terbantu, para dermawan yang menunaikan zakat juga dapat merasakan kebaikannya. “Semua yang bapak, ibu, dan saudara-saudara zakatkan lewat Global Zakat – ACT akan dibalas oleh Allah, diganti dengan jumlah lebih baik, dan lebih banyak, dan yang tersisa menjadi keberkahan buat ayah, bunda, bapak, ibu, saudara-saudara sekalian,” harap Ustaz Fadlan.

Melalui gerakan "Tunaikan Zakat, Selamatkan Umat", Global Zakat - ACT berikhtiar untuk menyampaikan amanah para dermawan kepada para mustahik. Terutama di masa pandemi Covid-19 ini, di mana makin banyak masyarakat terdampak secara sosial ekonomi.

Nantinya, penyaluran zakat fitrah tidak hanya dibagikan ke sesama masyarakat Indonesia yang masuk ke dalam delapan golongan asnaf zakat, tetapi juga di negara-negara berpenduduk muslim yang sedang dirundung krisis kemanusiaan. Sebagai awal, Global Zakat – ACT telah menyiapkan 100 ton beras awal Mei ini. []