Tuntaskan Kekeringan di Lebak,Global Wakaf Hadirkan Sumur Wakaf

Kekeringan terjadi hampir setiap tahun di Kampung Ciluwuk, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Saat warga tak memiliki pilihan lagi, mereka hanya bisa mengandalkan bantuan dari berbagai pihak. Melihat kondisi ini, Global Wakaf - ACT membangun satu unit Sumur Wakaf untuk warga setempat.

Tuntaskan Kekeringan di Lebak,Global Wakaf Hadirkan Sumur Wakaf' photo
Warga berkumpul di depan Sumur Wakaf yang sudah rampung. (ACTNews)

ACTNews, LEBAK – Air bersih bagi warga Kampung Ciluwuk, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, akan jadi barang langka ketika musim panas masuk. Sumur dangkal yang dibangun masyarakat tidak dapat terlalu diandalkan. Jika kemarau terjadi cukup panjang, sumur milik warga akan mengering sama sekali.

“Untuk area permukiman juga rawan kekeringan air bersih. Apabila kemarau tiba, kemarau 3 bulan saja, dipastikan sumur manual dangkal masyarakat mengering,” kata  Moch Nurul Ramadhan dari Tim Global Wakaf - ACT.

Tetapi warga masih bisa memanfaatkan aliran Sungai Ciberang. Sekalipun pada musim kemarau airnya memang sedikit dan kotor karena debitnya yang mengecil. Air bersih hanya datang dari bantuan yang didistribusikan gratis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga sosial kemanusiaan seperti ACT.


Demikian juga banyak warga yang belum memiliki MCK.
Warga yang sudah memiliki MCK berjumlah sekitar 85% dari total rumah di Desa Pajagan. Misalnya di 2 kampung yakni Kampung Seupang Lama dan Kampung Seupang Baru, masih ada 85 rumah yang belum memiliki fasilitas MCK.

Untuk membuat sumur bor diperlukan biaya yang tidak sedikit. Sementara masih banyak warga yang kesulitan memperoleh penghasilan. Rata-rata warga berpendapatan Rp700 ribu per bulannya. “Sementara untuk membangun sumur bor diperlukan setidaknya Rp10 juta. Jadi membangun sumur bor cukup mahal bagi mereka,” jelas Nurul.

Melalui amanah para dermawan, Global Wakaf – ACT memberikan kepada warga satu unit Sumur Wakaf. Sumur itu dibangun di Musala Al Ikhlas Kampung Ciluwuk sejak pertengahan Juni lalu dan rampung pada Jumat (3/7) silam.


Sumur Wakaf dimanfaatkan sebagai sarana latihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (ACTNews)

“Alhamdulillah, amanah para wakif dengan ini berhasil sampai kepada warga Kampung Ciluwuk. Selain untuk warga yang membutuhkan, nantinya Sumur Wakaf juga dapat dipakai untuk keperluan jemaah musala,” ujar Nurul.

Salah seorang warga mengungkapkan langsung terima kasihnya kepada tim Global Wakaf – ACT yang telah membangun Sumur Wakaf di Kampung Ciluwuk. “Sangat cepat dan luar biasa (bantuannya). Semoga wakif selalu diberkahi oleh Allah karena telah membantu Kampung Ciluwuk ini,” katanya.

Melalui kesempatan itu, Nurul berharap ke depannya akan lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu dengan adanya bantuan dari para dermawan. “Masih banyak wilayah terdampak kekeringan yang membutuhkan akses air bersih. Semoga ke depannya akan lebih banyak lagi masyarakat yang tergerak untuk menjadi wakif. Sehingga, manfaat dari adanya Sumur Wakaf dapat dirasakan oleh lebih banyak orang lagi,” harap Nurul. []


Bagikan