UMI Makassar Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana

Mitigasi menjadi penting di masa kini, kebutuhan saling menyelamatkan saat bencana datang menjadi alasan.

ACTNews, MAKASSAR Kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi keperluan mendesak saat ini. Bencana yang datang tak dapat diprediksi oleh siapapun. Kecakapan menghadapi situasi dan menyelamatkan sesama saat bencana datang menjadi hal yang penting, termasuk mahasiswa.

Berlandasan alasan itu juga, Lembaga Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia Makassar bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar pelatihan mitigasi bencana, Jumat (3/5). Bertempat di Auditorium KH Muhammad Ramlu lantai 3, acara ini diisi oleh materi awal tentang mitigasi serta praktik memadamkan api dengan perlatan pemadan kebakaran.

Acara yang dihadiri puluhan mahasiswa ini menghadirkan Ujang Dede Lasmana dari ACT. Dalam pemaparan materi mitigasinya, Ujang menekankan agar tidak panik saat menghadapi bencana. “Banyak orang yang panik saat bencana terjadi, padahal itu tidak baik untuk menyelamatkan diri dan orang lain,” paparnya, Jumat (3/5).

Kegiatan yang dimotori organisasi intra kampus ini bertujuan melahirkan kader relawan dan bantuan kemanusiaan yang lebih tangguh dan kuat di kalangan mahasiswa. Sebelumnya, mahasiswa dari UMI Makassar mengirimkan relawan untuk terlibat dalam beberapa aksi bersama ACT, sebut saja gempa Palu, banjir di Barru dan yang terbaru banjir bandang di Kabupaten Enrekang.

Ketua BEM Fakultas Teknik Industri UMI Rizky Lamase mengatakan, materi yang telah disampaikan tim ACT seperti total disaster management, hazard identification, basic fire fighting dan practical first aid  sangat berguna bagi mahasiswa. Di bangku perkuliahan mereka tak mendapatkan materi seperti itu. “Dengan adanya pelatihan ini semoga mahasiswa UMI dapat mengirimkan relawan bersama ACT untuk membantu sesama yang menjadi korban bencana,” ungkapnya.[]