Upaya Jangkau Penyintas Gempa Sulbar di Titik Terisolir Menggunakan Helikopter

Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendistribusikan ratusan paket pangan ke Desa Kopeang dan Desa Bela, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat menggunakan helikopter. Bekerja sama dengan TNI AD dan Pertamina, ratusan bantuan pangan yang sedianya sampai sekitar 10 jam jika menggunakan jalur darat, hanya ditempuh selama 30 menit pada Ahad (7/2/2021) ini.

Tim dari TNI AD sedang berkoordinasi bersama Tim Tanggap Darurat ACT. (ACTNews)

ACTNews, MAMUJU – Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendistribusikan ratusan paket pangan ke Desa Kopeang dan Desa Bela, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat. Kedua titik ini merupakan wilayah terisolir, sehingga tim bekerja sama dengan TNI AD dan Pertamina, harus menjangkau daerah menggunakan helikopter.

“Memang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan melalui darat karena terkendala oleh longsoran dan kerusakan akses jalan. Oleh karena itu, kita menggunakan helikopter bersinergi bersama TNI AD,” ungkap Lukman Solehudin dari Tim Tanggap Darurat ACT di lokasi pada Ahad (7/2/2021) pagi ini.

Setidaknya butuh 10 jam akses untuk menuju kedua desa tersebut jika menggunakan lajur darat, belum lagi mengingat medan yang sedang sulit diakses. Namun dengan menggunakan helikopter, tim menjangkau daerah hanya selama 30 menit.


“Alhamdulillah, warga antusias menyambut kedatangan bantuan di desa mereka. Sebelumnya kita juga sempat mengantar bantuan ke dua titik ini, namun masih sulit ditempuh oleh kendaraan roda 4 maupun roda 2. Sehingga kita janjian bertemu dengan warga yang turun dari titik terdekat dari batas terisolir, untuk mengambil bantuan logistik,” ujar Lukman.

Lukman pun berharap, kendala di daerah tersebut dapat teratasi dengan baik dan ke depannya tim bisa membantu warga untuk pulih dengan lebih mudah. “Mudah-mudahan kita dapat menjangkau lagi saudara-saudara kita yang ada di Desa Kopeang dan Desa Bela ke depannya. Bantuan untuk para penyintas gempa di Sulawesi Barat dapat disalurkan melalui BNI Syariah di nomor 66 00000 302 atau melalui Indonesia Dermawan,” ajak Lukman. []