Usai Ambon, Penyemprotan Disinfektan Jangkau Maluku Tengah

ACT Maluku dan BPBD Maluku bersinergi memutus rantai penyebaran corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Sejak 27 Maret lalu, penyemprotan disinfektan telah menjangkau 78 lokasi di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.

Penyemprotan di sebuah gereja di Desa Allang, Maluku Tengah. (ACTNews)

ACTNews, MALUKU TENGAH - ACT bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku gencar melakukan operasi penyemprotan disinfektan. Setelah Kota Ambon, penyemprotan disinfektan ini menyisir desa-desa di Kabupaten Maluku Tengah, yaitu Desa Hatu, Desa Allang, Desa Liliboy, Desa Wakasihu, dan Desa Larike di Kecamatan Laihitu Barat pada Senin (6/4).

Hingga Senin (6/4), penyemprotan disinfektan oleh ACT dan BPBD Maluku telah menjangkau 78 lokasi. Aksi ini menyasar tempat ibadah, fasilitas umum, serta   permukiman warga di Maluku tengah agar masyarakat terhindar dari pandemi Covid-19 di Maluku. 

“Alhamdulillah, sejak 26 Maret lalu hingga kini aksi penyemprotan disinfektan yang kami gencarkan sudah menjangkau 78 titik. Ini adalah ikhtiar bersama, antara ACT Maluku dan BPBD Maluku, untuk memutus rantai penyebaran corona,” terang Kepala Cabang ACT Maluku Wahab Wahab Loilatu.  

Sohelai, warga di Desa Allang, menuturkan bahwa warga di sana sangat khawatir dengan peningkatan korban jiwa akibat pandemi Covid-19 yang mereka baca atau lihat di media daring dan elektronik. Oleh karenanya, penyemprotan disinfektan oleh ACT dan BPBD Maluku di desa mereka amat disyukuri.  

“Kita sangat bersukacita dan bersyukur dengan kedatangan adik-adik untuk lakukan  peyemprotan disinfektan di desa katong (kita) ini. Awalnya katong kira semprot di tempat ibadah dan rumah pemerintah saja, ternyata rumah warga juga disemprot,” ungkap Sohelai. []