Ustaz Fadlan: "Beras untuk Santri Indonesia" Bawa Banyak Kebaikan

Melalui Global Wakaf-ACT, ratusan ton beras dalam program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) disediakan.

Ustaz Fadlan: "Beras untuk Santri Indonesia" Bawa Banyak Kebaikan' photo
Direktur Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Wahyu Novyan (kiri) melakukan simbolisasi penyerahan beras kepada santri Pesantren Nuu Waar AFKN Bekasi, Rabu (23/10). (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, BEKASI – “Kalau santri bisa hafal satu huruf Alquran, satu huruf dari ayat-ayat Allah, satu kata Alquran, satu bacaan Alquran, pahala itu akan mengalir untuk umat Islam yang wakaf melalui Global Wakaf-ACT,” kata Ustaz Fadlan Garamatan di hadapan santri Pesantren Nuu Waar, Rabu (23/10). Pimpinan Yayasan Al Fatih Kaffah Nusantara (AFKN) yang menaungi pesantren itu menyampaikan rasa terima kasih kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan sejumlah pengusaha yang mendukung program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI).

Ustaz Fadlan sangat mengapresiasi program yang memerhatikan santri ini. Ia mengatakan, program BERISI memiliki dampak kebaikan yang meluas, mulai dari para dermawan yang berkontribusi dalam berjalannya Lumbung Pangan Wakaf (LPW), wakif, petani LPW, hingga para penerima manfaat. “Ini cita-cita yang mulia,” kata Ustaz Fadlan.

LPW merupakan wujud komitmen Global Wakaf dalam menyediakan bahan pangan bagi masyarakat. Manajer Global Wakaf Eka Setiawati menerangkan, Global Wakaf berperan menyediakan bahan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai salah satu solusi kesediaan pangan serta pemberdayaan masyarakat. “Insyaallah, Global Wakaf juga akan menyediakan bahan pangan berupa beras sebagai bentuk dukungan untuk santri dan pesantren melalui program BERISI,” kata Eka, Kamis (24/10).

Eka mengatakan, LPW juga menggandeng petani di daerah-daerah dalam menjalankan program BERISI. “Untuk implementasi di pesantren-pesantren daerah, ACT cabang membeli langsung dari petani-petani lokal,” tambah Eka.

Beras untuk santri merupakan rangkulan ACT kepada masyarakat untuk turut memerhatikan kiprah para santri. Besarnya peran santri juga diungkapkan Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar. Ibnu mengatakan, banyak pahlawan nasional yang berasal dari kalangan santri. Sebab itu, ACT pun tidak ingin membiarkan momen peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober lalu begitu saja. "Kita memperingati Hari Santri Nasional bukan sekadar memperingati sebuah kejadian saja, tetapi kita ingin mendapatkan suatu inspirasi besar dari sebuah entitas penting bangsa ini, yakni santri dan pesantren," ungkap Ibnu dalam peluncuran program BERISI Senin (22/10) lalu. []

Bagikan

Terpopuler