Ustaz Novan: Jadi Marbut dan Imam di Masjid itu Sedekah

Ustaz Akhi Novan yang saban hari bekerja sebagai kuli bangunan rela bolak-balik menempuh jarak 10 kilometer, untuk mengabdi menjadi marbut masjid di pedalaman pegunungan Leuser. Baginya itu adalah sedekah yang mampu ia berikan.

ustaz akhi novan
Ustaz Akhi Novan saat menerima bantuan dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, ACEH TENGGARA – Pekerjaan sebagai kuli bangunan tidak membuat Ustaz Akhi Novan berkecil hati untuk istikamah bersedekah. Bagi Ustaz Novan, sedekah tak harus bersifat materi, tetapi bisa juga immateri

Ustaz Novan merupakan pendiri masjid Al-Hidayah, Desa Bukit Meriah, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara. Masjid yang ia dirikan bersama sang ayah kerap dijuluki sebagai Masjid di atas awan karena terletak di atas pegunungan Leuser. 

“Saya menjadi imam dan DKM di masjid Al-Hidayah. Masjid ini dibangun karena jarak dengan masjid terdekat 10 kilometer. Bersama warga, saya membangun masjid ini secara swadaya. Saya tidak punya harta untuk disedekahkan, jadi sumbang ide dan tenaga untuk bangun dan mengelolanya,” kata Ustaz Akhi Novan, Kamis (2/9/2021). 

Di samping kuli bangunan dan menjadi imam di masjid Al-Hidayah, Ustaz Novan juga menjadi marbut di Masjid Sabilussalam, Desa Kampung Karo, Kecamatan Lawe Sigala Gala, Kabupaten Aceh Tenggara. Jarak antara rumahnya dengan masjid Sabilussalam sekitar 12 kilometer. 

“Muslim di Desa Kampung Karo merupakan minoritas dan masih harus dibimbing. Untuk itu tidak bisa ditinggalkan dan masjidnya harus tetap hidup. Saya tidak masalah harus bolak balik (Desa Bukit Meriah-Kampung Karo), pagi berangkat sore pulang. Ini hitung-hitung sedekah saya,” ujar bapak dua anak itu.

Hidayatullah dari tim ACT Lhokseumawe mengatakan, geografis antara Desa Bukit Meriah di Leuser dengan Kampung Karo merupakan pegunungan. Perjalanan akan memakan waktu karena kendaraan tidak bisa dipacu dengan cepat. 

“Karena naik turun bukit, jadi pelan-pelan. Permukaan jalan juga tidak semuanya mulus, karena masih banyak kontur jalan yang masih kerikil dan bebatuan. Tapi hal itu tidak menjadi halangan bagi Ustaz Novan,” pungkasnya.[]