Wakaf Al-Qur’an Bahagiakan Santri Penghafal Qur’an di Kalimantan

Sejak 1998, fasilitas mushaf Al-Qur’an LPTQ Nurul Iman di Kampung Tanjung Manggis belum banyak berubah.

mushaf alquran
Para santri mengaji menggunakan mushaf Al-Qur’an yang baru dari para dermawan. (ACTNews)

ACTNews, KUBU RAYA – Lembaga Pendidikan Tahfizhul Qur'an (LPTQ) Nurul Iman, Kampung Tanjung Manggis, Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya semakin berkembang. Jumlah santrinya semakin hari semakin bertambah, namun tidak seiring dengan fasilitasnya.  

LPTQ yang didirikan tahun 1998 masih menggunakan bangunan lama yang sudah direnovasi sebagian. Sementara Al-Qur’an yang saban hari digunakan para santri jumlahnya kurang dan banyak yang rusak. 

“Awalnya ngaji ala kampung biasa saja, alhamdulillah sekarang sudah menjadi lembaga pesantren tahfiz. Santrinya dari empat orang, sekarang sudah 30-an, mayoritas anak-anak Kampung Tanjung Manggis,” kata Ustaz Syahroni Ketua LPTQ Nurul Iman saat ditemui tim ACT Kalimantan Barat akhir Agustus 2021 lalu.

Nircho Dwi Anggoro dari tim ACT Kalimantan Barat mengatakan, untuk mendukung perjuangan santri LPTQ Nurul Iman menghafal Al-Qur’an, Global Wakaf-ACT memberikan mushaf Al-Qur’an wakaf. Diharapkan kehadiran mushaf yang baru dapat menambah semangat para santri menghafal Al-Qur’an. 

“Dengan memuliakan dan mendukung para penghafal Al-Qur’an, insyaallah para dermawan yang turut serta dalam program ini mendapat kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat kelak,” pungkas Nircho.[]