Wakaf Al-Qur’an Para Dermawan Sampai Kepada Puluhan Santri di Lhokseumawe

Puluhan Al-Qur'an wakaf didistribusikan kepada sejumlah dayah atau pesantren di wilayah Kota Lhokseumawe. Pendistribusian ini bertujuan untuk membantu memudahkan faislitas pendidikan para santri, terutama yang prasejahtera.

wakaf bantuan al-qu'ran
Harapannya dengan hadirnya Wakaf Al-Qur'an ini, para santri bisa lebih bersemangat dalam mempelajari Al-Qur'an. (ACTNews)

ACTNews, LHOKSEUMAWE – Global Wakaf-ACT mendistribusikan puluhan Al-Qur’an kepada dayah atau pesantren yang ada di Lhokseumawe. Pendistribusian dilakukan sejak Sabtu (7/8/2021) lalu dan berlanjut hingga Selasa (10/8/2021) ini.

Dayah-dayah penerima maanfaat Al-Qur’an wakaf ini di antaranya yakni Dayah Al-Ziziyah di Gampong Paloh Dayah, Dayah Babur Rahmah di Gampong Paloh Punti, Balai pengajian Darul Jannah di Gampong Jambo Timu dan Dayah Subulussalam di Gampong Cibrek Baroh.

“Diharapkan dengan ada sedekah wakaf Al-Qur’an ni dapat membantu santri-santri dalam belajar menuntut ilmu agama di dayah-dayah. Sehingga mereka dapat lebih semangat untuk membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta mengaji rutin,” ujar Hidayatullah M Nasir dari Tim Program Global Wakaf-ACT Lhokseumawe.

Selain pengajian rutin, para santri di dayah juga belajar Bahasa Arab dan ilmu tajwid, sehingga para santri bisa bersaing pada acara keagamaan yang diperlombakan. “Semoga dengan adanya Al-Qur’an ini tidak hanya para santri dapat belajar, tapi juga mempermudah prestasi-prestasi mereka dalam pendidikan kelak,” jelas Hidayatullah.


Ikhtiar program Wakaf Al-Qur’an di Aceh Utara ini berawal dari asesmen tim, bahwa masih banyak dayah-dayah di Aceh Utara yang membutuhkan Al-Qur’an baru. Mushaf-mushaf yang tersedia sangat sederhana, lusuh, bahkan tak jarang ada yang robek.

Banyak juga santri yang belum memiliki mushaf sendiri di beberapa dayah. Faktor ekonomi jadi penghalang utama dalam masalah ini. Karenanya, Hidayatullah turut mengajak para dermawan untuk turut andil dalam membantu pendidikan mereka.

“Masih ada sekitar 50 dayah di 6 kota dan kabupaten di Aceh Utara yang menjadi sasaran pendistribusian kami ke depan. Kami juga berharap program ini dapat terus meluas nantinya, sehingga semakin banyak lagi santri dan masyarakat yang terbantu dengan kehadiran program ini. Tentu program ini dapat berjalan terus dengan semangat para dermawan sekalian,” ujar Hidayatullah. []