Wakaf Modal Usaha Mikro Bantu Ibu Pelaku Usaha Kecil di Mataram

Wakaf Modal Usaha Mikro Global Wakaf - ACT yang diluncurkan Jumat (11/9) di masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram. Dalam aksi perdana, Global Wakaf - ACT membantu pelaku membantu 20 pelaku usaha kecil di Mataram sebagai langkah awal membantu usaha kecil terdampak pandemi di Nusa Tenggara Barat.

Wakaf Modal Usaha Mikro Bantu Ibu Pelaku Usaha Kecil di Mataram' photo
Nurhayati, salah satu pelaku usaha mikro di Mataram yang mendapatkan bantuan modal usaha. (ACTNews)

ACTNews, MATARAM Wakaf Modal Usaha Mikro Global Wakaf - ACT Berbasis Masjid diluncurkan Global Wakaf di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (11/9). Nusa Tenggara Barat menyusul wilayah Jabodetabek yang sudah mengaktivasi program ini sejak awal September lalu. Pada aksi perdana, sejumlah 20 pelaku usaha kecil mendapat dukungan modal.

Ketua DMI NTB DR H. L Burhan MSc yang hadir memberikan sambutan menyampaikan, program semacam ini sangat dinanti. Melalui bantuan modal usaha yang sistem pengembaliannya sangat ringan dan tanpa riba, tentu sangat membantu pelaku usaha sangat kecil. Masjid pun merasa bangga karena diajak berperan dalam mendampingi usaha para jamaah. “Insyaallah masjid akan kembali menjadi pusat peradaban umat,” kata Burhan.

Lalu Muhammad Alfian Kepala Cabang ACT NTB menjelaskan, program Wakaf Modal Usaha Mikro Berbasis Masjid merupakan bentuk produktivitas dari wakaf para pewakif. Dana Wakaf akan dikelola untuk mendukung usaha mauquf alaih atau penerima bantuan.

“Dengan dasar sistem Qardh al-Hasan, program Wakaf Modal Usaha Mikro memiliki peran dalam membangun komitmen para pelaku usaha penerima modal, sehingga para penerima manfaat senantiasa bertekad dalam membangun bisnisnya untuk lebih maju dan berkembang. Pemberdayaan menjadi hal mendasar demi mendorong turunnya angka kemiskinan,” kata Alfian.

Selain itu, lanjut Alfian, masjid sebagai sebuah pusat peradaban memiliki beberapa fungsi termasuk dalam pergerakan ekonomi umat. Jika potensi ekonomi masjid dapat dikembangkan, masjid dapat membantu pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan dapat dipergunakan untuk membangun kemandirian ekonomi umat.

“Ikhtiar ini juga bisa kita lakukan bersama. Dengan menjadi pewakif, kita bisa membantu pelaku usaha mikro lebih banyak. Sahabat Dermawan bisa menyalurkan wakaf terbaiknya melalui Indonesia Dermawan atau langsung melalui laman Global Wakaf,” tambah Alfian.

Salah satu penerima manfaat, Nurhayati mengatakan kepada tim Global Wakaf- ACT NTB, di masa pandemi ini dagangan kuenya jarang sekali habis. Ia harus berkeliling jalan kaki lebih jauh karena sepi pembeli. “Sehari bisa membawa pulang Rp 20 ribu sampai 50 ribu. Pernah juga harus berhutang ke bank keliling untuk modal berjualan kembali,” cerita Nurhayati. Ia pun bersyukur dengan dukungan modal usaha yang diberikan Global Wakaf - ACT.[]

Bagikan

Terpopuler