Wakaf Modal Usaha Mikro Kembangkan Usaha Nasi Uduk Novia

Demi memajukan ekonomi keluarga, Novia, pedagang nasi uduk di Jakarta Timur berharap usaha nasi uduknya berkembang. Ia pun mendapat dukungan Global Wakaf – ACT melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro.

Novia, pedagang nasi uduk di Jakarta Timur menunjukkan blender baru yang ia gunakan untuk menghaluska bumbu dan sambal nasi uduknya. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA TIMUR Wakaf Modal Usaha Mikro menjadi solusi Novia (34) mengembangkan usaha. Penyaluran wakaf modal usaha itu ia peroleh dari Global Wakaf – ACT.

Ibu tiga anak itu berharap usahanya berkembang agar bisa membantu keluarga. Pasalnya, ialah tulang punggung yang kini diandalkan, sebab suaminya hanya berjualan helm dengan sistem bagi hasil yang keuntungannya tidak seberapa. Bahkan sebelumnya suami Novia tidak memiliki pekerjaan karena pandemi.

“Maka itu saya jualan nasi uduk. Dulu, untuk awal dagang saya pakai pinjaman online. Hanya sekarang modalnya sudah habis,” kata Novia.

Niatnya kini kukuh. Ia ingin melanjutkan usaha nasi uduk, namun tidak ingin berutang dengan sistem riba lagi. Ia pun bersyukur ada penyaluran modal dari Global Wakaf - ACT yang mendukung pedagang kecil tanpa adanya riba.

“Insyaallah, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan usaha dan mengembalikan modal dalam waktu enam bulan,” lanjutnya.

Wahyu Nur Alim dari Tim Global Wakaf – ACT menjelaskan, Novia adalah salah satu pelaku usaha ultra mikro yang sebelumnya juga telah mendapat sedekah modal usaha melalui program Sahabat Usaha Mikro (Sahabat UMI) beberapa bulan lalu. Saat ini, Novia ingin mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi dan membutuhkan dukungan modal yang lebih besar. Global Wakaf pun berikhtiar membantu Novia melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro yang saat ini tengah dijalankan.

“Setelah program Sahabat UMI, usaha nasi uduk Ibu Novia perlahan bangkit dan memberikan penghasilan yang cukup untuk keluarga. Bahkan, Ibu Novia bisa memberikan sedekah nasi uduk gratis kepada masyarakat yg membutuhkan. Dilanjut dengan program Wakaf Modal Usaha Mikro, Ibu Novia ingin menambahkan menu dalam satu porsi nasi yang tentu akan menambah peminat para pembeli. Beliau juga akan menambah peralatan-peralatan sebagai penunjang usaha agar lebih mudah mengelola,” cerita Wahyu. Ia pun berharap selain Novia, akan lebih banyak perempuan kepala rumah tangga yang terbantu melalui programWakaf Modal Usaha Mikro.[]