Wakaf Modal Usaha Topang Usaha Sisriana yang Nyaris Gulung Tikar

Usaha yang telah Sisriana rintis sejak 10 tahun tengah terancam bangkrut. Hal ini menjadi kekhawatiran karena dari usaha tersebut ekonomi keluarganya ditopang.

bantuan modal usaha
Sisriana menerima bantuan wakaf modal usaha dari tim Global Wakaf-ACT. (ACTNews)

ACTNews, DURI – Sisriana (45) telah merintis usaha penyedia makanan atau katering sejak 10 tahun lalu. Meski bukan usaha skala besar, usahanya tersebut cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari ia dan keempat anaknya. Namun, beberapa tahun terakhir usaha tersebut kian mengalami penurunan omzet, bahkan terancam bangkrut.

Kondisi usaha Sisriana saat ini tak lepas dari dampak pandemi Covid-19. "Saat pandemi, orang jarang memesan katering karena keterbatasan penyelenggaraan acara. Orang memesan hanya untuk acara keluarga," ungkap Sisriana saat ditemui di rumahnya di wilayah Garoga Duri, Bengkalis, Riau, Selasa (26/4/2022).

Ujian tak hanya badai pandemi yang belum kunjung berakhir, terjadi gelombang kenaikan harga bahan pangan juga membuat usaha Sisriana semakin susah payah untuk bangkit. Sang suami yang biasa membantu keuangan keluarga pun, kini sudah tak bekerja usai menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) dari pekerjaannya sebagai karyawan pabrik. 

Kini, di tengah ancaman gulung tikar, Sisriana mendapatkan dukungan permodalan dari program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia. Bantuan tersebut merupakan buah pemanfaatan dana wakaf masyarakat yang dikelola Global Wakaf-ACT.

“Alhamdulillah ada tambahan modal dari Global Wakaf insyaAllah akan dimanfaatkan dengan baik. Modal mau dibelanjakan untuk peralatan buat menunjang produksi,” kata Sisriana.

Sementara itu, Fatiyah Azizah dari tim Global Wakaf-ACT menjelaskan, peran wakif amat besar dalam program ini. Hal tersebut karena ibadah wakaf mampu menunjang berbagai sektor, termasuk ekonomi yang tengah goyah akibat pandemi.

"Melalui Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia, banyak pemilik usaha mikro bisa bangkit dari keterpurukan, baik akibat pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi. Harapannya mereka bisa kembali mandiri secara ekonomi dan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari lagi. Bersama Global Wakaf-ACT, mari ambil bagian membantu para pelaku usaha yang membutuhkan," jelas Fatiyah.[]