Wakaf Sawah Produktif Gelar Tanam Raya Sepuluh Hektare Lahan di Desa Libani

Global Wakaf-ACT kembali melakukan tanam raya di lahan seluas sepuluh hektare di Desa Libani, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, pada Sabtu (26/6/2021). Dalam tanam raya ini, para petani didukung dari segi modal dan pendampingan untuk memaksimalkan produksi.

Tanam raya akan berlanjut di empat desa lainnya di Kabupaten Luwu. (ACTNews)

ACTNews, LUWU – Wakaf Sawah Produktif kembali meluaskan manfaat dengan mendukung tanam raya bagi para petani. Kali ini di Desa Libani, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, tanam raya dilakukan di atas tanah seluas sepuluh hektare pada Sabtu (26/6/2021) lalu.

“Penanaman ini insyaallah akan berlangsung satu pekan, dan ada empat desa lagi yang akan kita berdayakan di Kabupaten Luwu. Tentu hal ini dapat berjalan berkat amanah dari dana wakaf para dermawan sekalian,” ucap Mohammad Jakfar dari Tim Global Wakaf-ACT.

Jakfar mengungkapkan, saat ini permasalahan yang dihadapi para petani di Desa Libani adalah modal tanam yang terbatas. “Sehingga mereka harus meminjam, dan ketika panen terkadang harganya juga jatuh,” jelas Jakfar.

Demikian kesulitan yang dihadapi para pejuang pangan saat ini. Padahal Sulawesi Selatan sendiri merupakan salah satu provinsi yang memiliki potensi sebagai Lumbung Beras Nasional. Sehingga Global Wakaf-ACT akan terus memaksimalkan aktivitas para petani yang ada di sana.


Proses tanam raya di Desa Libani. (ACTNews)

“Ikhtiar kami insyaallah tahap awal ini, ada seratus hektare lahan yang dapat kami produktifkan, dan mudah-mudahan secara modal tanam dapat terjamin. Mulai dari saprodi, pengelolaan lahannya, hingga nanti pembelian gabahnya,” terang Jakfar.

Nantinya juga para petani akan mendapatkan pendampingan khusus yang telah bekerja sama dengan badan penyuluh pertanian di Kecamatan Belopa. Sehingga proses mulai dari pratanam, hinggsa pascatanam tetap terkontrol dan diharapkan memberikan hasil memuaskan untuk para petani.


Sebuah gudang juga telah difungsikan di Kabupaten Luwu sebagai gudang sapordi. “Bangunan ini kita fungsikan sebagai centra penampungan pupuk para petani yang tergabung dalam program Wakaf Sawah Produktif. Aktivasi gudang saprodi ini merupakan satu upaya untuk mengontrol kelangkaan pupuk yang ada Kabupaten Luwu,” kata Jakfar.

Secara umum penanaman padi program Wakaf Sawah Produktif di Kabupaten Luwu hingga saat ini terus berlangsung. Sebagian petani ada yang sedang mengolah, sebagian dalam proses tanam dan sebagian proses perawatan tanaman yang sudah lebih awal melakukan tanam. []