Wakaf Sawah Produktif Kuatkan Kedaulatan Pangan di Aceh Besar

Panen perdana terlaksana di lahan Wakaf Sawah Produktif di Lembah Seulawah, Aceh Besar. Melalui program ini, diharapkan mampu memberdayakan para petani, sekaligus menjadi solusi bagi keterbatasan pangan masyarakat.

wakaf sawah produktif
Panen perdana oleh tim ACT di lahan Wakaf Sawah Produktif di Lembah Seulawah, Aceh Besar. (ACTNews)

ACTNews, ACEH BESAR – Wakaf Sawah Produktif telah hadir di Aceh, tepatnya di Desa Paya Keureuleh, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Dengan luas 13 hektare, lahan sawah produktif di Aceh Besar telah melakukan panen perdananya pada pertengahan Mei lalu.

Kepala Cabang ACT Aceh, Ryanda Saputra menjelaskan bahwa Wakaf Sawah Produktif merupakan program pengelolaan dana wakaf secara produktif untuk pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas tanaman padi. Ryanda berharap, program kebaikan ini mampu menguatkan kedaulatan pangan di Aceh Besar, sekaligus menjadi jalan kesejahteraan untuk para petani di sana.

"Wakaf Sawah Produktif memberikan dobel keuntungan, yakni untuk wakif dan para petani. Untuk wakif, mereka insyaAllah mendapat pahala wakaf yang tak berhenti mengalir, karena ibadah mereka untuk mendukung sektor produktif. Sementara bagi petani, mereka diberi kepastian akan pekerjaannya, karena lewat program Wakaf Sawah Produktif, mereka diberi modal tanpa riba sekaligus dibeli hasil panennya," ungkap Ryanda, Senin (23/5/2022).

Pembelian hasil panen oleh ACT, jelas Ryanda, diharapkan mampu menjadi cara agar petani terhindar dari jerat tengkulak yang biasa membeli panen dengan harga rendah.

"Apapun kondisi gabah nantinya, sudah pasti kami beli. Hal ini tidak bisa ditemukan di tengkulak, biasanya mereka menolak membeli gabah petani jika kondisinya basah," jelas Ryanda.

Lebih lanjut, Ryanda menjelaskan bahwa nantinya gabah-gabah yang telah dibeli dari para petani akan diolah menjadi beras berkualitas dan didistribusikan secara gratis untuk penerima manfaat program pangan dari ACT. Seperti, Operasi Beras Gratis, Beras untuk Santri, dan program lainnya.

"Program Wakaf Sawah Produktif sendiri, telah hadir di 15 provinsi di Indonesia sejak diresmikan pada 2020 lalu. Melalui gerakan ini, harapannya dapat memberikan solusi bagi keterbatasan pangan di masyarakat, maupun pemberdayaan ekonomi bagi produsen pangan sendiri," pungkas Ryanda.[]