Wakaf Sumur Pertanian Hidupi LTW Tasikmalaya

Wakaf Sumur Pertanian Hidupi LTW Tasikmalaya

Wakaf Sumur Pertanian Hidupi LTW Tasikmalaya' photo

ACTNews, TASIKMALAYA - Produktif dan berkesinambungan, itulah tujuan dari wakaf seperti yang telah dicontohkan oleh Utsman bin Affan yang mewakafkan sumurnya untuk kepentingan umat. Sumur wakaf tersebut kemudian diproduktifkan untuk pengairan kebun kurma yang ada di sekitar sumur. Dari sana, wakaf sumur Ustman terus memeberikan manfaatnya bagi masyarakat hingga saat ini.

Tindakan Ustman inilah yang kemudian menginspirasi Global Wakaf untuk menelurkan program-program wakaf produktif, salah satunya Sumur Wakaf Pertanian yang sudah dimplementasikan di daerah seperti Blora dan Tasikmalaya. Di Blora, Sumur Wakaf Pertanian digunakan untuk mengairi sawah petani binaan Global Wakaf. Hasil dari pertanian tersebut kemudian dibeli oleh Lumbung Pangan Wakaf (LPW) Global Wakaf dengan harga terbaik. Begitulah perputaran program wakaf yang ada di Blora sehingga hasilnya lebih produktif dengan penerima manfaat semakin banyak.

Adapun program Sumur Wakaf Pertanian di Tasikmalaya, tepatnya di Desa Bojong Sari, diperuntukkan tidak hanya untuk warga sekitar tetapi juga untuk menghidupi Lumbung Ternak Wakaf (LTW) Tasikmalaya. Sumur yang sudah digunakan sejak Selasa (23/11) ini mengaliri lahan rumput odot seluas 3 ha, yang digunakan untuk pakan ternak Lumbung Ternak Wakaf (LTW) yang ada di Tasikmalaya.

“Sumur ini sangat dibutuhkan dikarenakan cuaca tidak menentu sehingga ketika tiba musim kemarau pertumbuhan rumput odot semakin menurun karena keadaan air semakin kurang. Oleh sebab itu, supaya pertumbuhan rumput odot berkembang dengan baik maka dibutuhkan pembangunan sumur untuk persediaan air yang memadai,” ujar Puji Saepul, dari tim Global Wakaf.

Puji menuturkan, Sumur Wakaf ini juga digunakan oleh warga yang membutuhkan air, terutama ketika kemarau melanda. “Alhamdulillah masyarakat menyambut baik dan bersyukur dengan adanya program ini karena sangat membantu warga yang kesusahan air. Jarak dari rumah mereka ke Sumur Wakaf pun juga dekat,” lanjutnya.

Program Sumur Wakaf Pertanian di Tasikmalaya ini menopang program Lumbung Ternak Wakaf (LTW) yang juga merupakan program unggulan dari Global Wakaf. LTW sendiri merupakan program wakaf produktif yang diperuntukkan salah satunya untuk ibadah kurban, di mana indukan ternak kurban yang diwakafkan dipelihara dan dikembangbiakkan serta dimanfaatkan demi kemaslahatan umat. Melalui LTW ini, masyarakat sekitar juga diberdayakan.

Lili Sukarli beserta puluhan pekerja LTW lainnya merasakan langsung perubahan ekonomi yang ia rasakan sejak bergabung dengan LTW. “Dulu kerja saya tak menentu, kadang-kadang menjadi buruh tani di kebun orang, kadang menjadi kuli bangunan. Setelah bergabung dan fokus mengelola LTW saya tidak menjadi kuli lagi. Alhamdulillah, sekarang saya mempunyai penghasilan tetap. Yang terpenting adalah kini saya mendapatkan ilmu pengelolaan ternak yang baik dan berkualitas,” ungkapnya.

Melalui LTW, 1.100 ekor domba didistribusikan ke masyarakat untuk kurban tahun 2018. Daging-daging tersebut didistribusikan ke 300 lokasi lebih di empat kabupaten yang membutuhkan. Pada tahun-tahun sebelumnya, LTW Tasikmalaya juga mendistibusikan ratusan daging kurban bagi masyarakat yang memang layak untuk mendapatkannya.

Tentunya, kehadiran Sumur Wakaf Pertanian ini akan memperlancar LTW untuk mengelola ratusan ternak untuk kurban selanjutnya. Tidak hanya itu, Sumur Wakaf Pertanian yang menopang LTW memperlihatkan, program-progran wakaf dapat saling mendukung untuk hasil wakaf yang lebih baik. Sehingga, pengelolaannya menjadi lebih efektif dan efisien. Ini juga akan berdampak dengan banyaknya penerima manfaat nantinya. []

Bagikan

Terpopuler