Wakaf Usaha Produktif Jadi Penyemangat Ikhtiar Turharani

Setelah PPKM perlahan pendapatan Turharani menurun. Tetapi ia tak kenal lelah berkeliling menjajakan bakso bakar dan berbagai minuman sasetan demi memenuhi kebutuhan keluarga.

bantuan gerobak umkm
Dengan Gerobak Wakaf, diharapkan dapat memudahkan Turharani dalam berjualan. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA– Di masa-masa sebelum pandemi, keramaian menjadi sumber rezeki Turharani. Bakso bakar dan minuman sasetan menjadi camilan bagi orang-orang yang sedang berkegiatan, atau sekadar kebetulan lewat di sekitar Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Berbekal sebuah gerobak tua, ia berkeliling.

Keramaian serta kerumunan hilang saat pandemi. PPKM membatasi kegiatan masyarakat, sehingga pendapatan Turharani ikut terdampak. “Semenjak adanya pandemi ini jadi berkurang. Kalau dahulu sehari bisa Rp160 ribu, sekarang paling Cuma Rp70 ribu saja,” ungkap Turharani pada Senin (13/9/2021).

Tetapi bagaimanapun hanya ikhtiar yang dapat ditempuh Turharani. Sebab masih ada anak-anak yang harus dia penuhi kebutuhannya sehari-hari. Sehingga Turharani terus berjualan keliling dengan semangat yang ia punya.


Global Wakaf-ACT mendukung semangat itu dengan memberikan bantuan Gerobak Wakaf kepada Turharani lewat program Wakaf Usaha Produktif. Harapannya melalui bantuan ini, dapat memudahkan Turharani dalam berjualan dan juga meningkatkan jumlah stok dagangannya. “Alhamdulillah sekali saya bahagia, pak. Saya juga terima kasih sama Global Wakaf-ACT yang memilih saya untuk menerima gerobak ini,” ungkapnya.

Selain itu, Turharani juga sempat mendapatkan dukungan modal usaha dari Global Wakaf-ACT melalui program Sedekah Modal Usaha. Ia berharap tidak hanya dirinya yang bisa mendapatkan manfaat ini, tapi juga pejuang UMKM lain. Terutama yang ada di sekitar lingkungannya sendiri. “Karena di sini kan banyak janda-janda dan ibu-ibu yang usaha sendiri, mereka ingin juga kayak begini,” harap Turharani. []