Warga Banjarbaru Galang Kepedulian untuk Palestina

Kembali, kedermawanan untuk Palestina datang dari Kalimantan Selatan. Kali ini, sedekah terbaik sebesar Rp250 juta terhimpun dalam satu hari dari warga Banjarbaru.

Serah terima sedekah dari warga Banjarbaru untuk Palestina melalui ACT. (ACTNews)

ACTNews, BANJARBARU Kepedulian untuk rakyat Palestina kembali mengalir dari Kalimantan Selatan. Setelah datang dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Tanah Bumbu, kali ini dukungan hadir dari Banjarbaru. Aksi penggalangan ini berawal dari ajakan Baznas Kota Banjarbaru dan Pemkot serta pengurus masjid se-Banjarbaru kepada warga untuk ikut ambil bagian dari aksi kebaikan. Dalam kurun waktu satu hari, kepedulian ini terhimpun. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, mencapai Rp250 juta.

Dana yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Senin (28/6/2021) di Kantor Wali Kota Banjarbaru. Penyerahan dilakukan langsung Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Arifin dengan harapan mampu mendukung pemulihan Palestina pascaserangan besar akhir Mei lalu. Dalam serah terima donasi tersebut, turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah, dan perwakilan dari Baznas Kota Banjarbaru.

“Kami, Pemko Banjarbaru, bersama Baznas Kota Banjarbaru dan masjid-masjid se-Kota Banjarbaru mengumpulkan dana di hari Jumat. Alhamdulillah, telah terkumpul sebesar 250 juta (rupiah) dan hari ini kami salurkan melalui ACT Cabang Kalsel untuk disampaikan kepada saudara kita di Palestina,” kata Aditya.

Rasa kemanusiaan, tambah Aditya, menjadi alasan kebaikan ini terhimpun dan akan datang untuk penduduk Palestina. Apalagi, hingga kini Palestina masih dijajah oleh Israel dengan blokade ketat. Penduduknya hidup dalam kepungan ekonomi prasejahtera, ancaman krisis pangan, hingga akses pendidikan yang terbatas.

Di kesempatan yang sama, Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin menyambut baik sekaligus mengapresiasi ikhtiar yang dilakukan warga Banjarbaru bersama Baznas dan Pemko untuk menggalang dukungan. Hal tersebut tak lepas dari budaya tolong-menolong yang memang saat ini sangat diperlukan, tak hanya ke sesama warga Indonesia, tapi juga hingga ke mereka yang tinggal jauh dan sedang dirundung krisis kemanusiaan.

“Tentunya ini sesuatu yang luar biasa yang dilakukan warga Banjarbaru untuk Palestina. Kolaborasi kebaikan ini akan menghadirkan yang terbaik pula untuk penduduk Palestina,” kata Zainal.[]