Warga Desa Al-Mazq Yaman Tidak Lagi Konsumsi Air Keruh

Sumur Wakaf menjadi ikhtiar menumpas kelangkaan air di Desa Al-Mazq, Yaman. Sebelumnya, warga di sana biasa mengonsumsi air di bak penampungan hujan. Namun, air itu terkadang keruh dan tak layak konsumsi.

sumur wakaf yaman
Sumur Wakaf di Desa Al-Mazq, Yaman. (ACTNews)

ACTNews, TAIZ – Sumur Wakaf hasil wakaf Sahabat Dermawan dibangun di Desa Al-Mazq, Distrik Al Mashawilah, Al- Wazi'iyah, di Kota Taiz, Yaman. Pembangunan sumur ini merupakan ikhtiar untuk menumpas kelangkaan air yang melanda Desa Al-Mazq.

Sumber air ini dibangun pada Desember 2021 dan rampung satu bulan kemudian. Hampir seribu warga di Desa Al-Mazq menjadi penerima manfaat sumur ini.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, kondisi sanitasi dan kelangkaan air telah memperburuk krisis kemanusiaan di negara seluas 555 ribu kilometer persegi tersebut.

Diperkirakan, lebih dari 16 juta masyarakat Yaman menderita kekurangan air untuk konsumsi dan air untuk pengairan lahan pertanian.

"Data yang dihimpun GHR dari United Nations Development Programme (UNDP), kurang dari 55 persen populasi Yaman yang dapat mengakses air minum yang aman," ujar Firdaus, Kamis (10/2/2022).

Aisha, warga Desa Al-Mazq salah satu penerima manfaat mengatakan, selama ini ia biasa mengambil air di bak penampungan hujan yang dalamnya mencapai 6 meter.

Tepian di sekitar penampungan air cukup curam dan tidak mudah untuk dilalui membuat Aisha sering terjatuh dan terluka.

"Air yang tersedia di sana pun sebenarnya kurang layak untuk konsumsi karena keruh. Kehadiran sumber air baru ini membuat saya sangat berterima kasih kepada seluruh orang yang membantu Sumur ini dapat mengurangi beban saya dan banyak keluarga di Desa Al-Mazq," kata Aisha.[]