Warga Desa Playen Antusias Sambut Hadirnya Sumur Wakaf

Satu unit Sumur Wakaf diresmikan di Desa Playen, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (8/1) lalu. Sumur Wakaf ini menjadi jawaban jangka panjang atas kekeringan yang sering mendera Gunungkidul.

Warga Desa Playen Antusias Sambut Hadirnya Sumur Wakaf' photo
Peresmian Sumur Wakaf di Desa Playen. (ACTNews/Nasrudin)

ACTNews, GUNUNGKIDUL - Keberadaan air bersih di beberapa wilayah di Kabupaten Gunungkidul masih menjadi persoalan tatkala musim kemarau tiba. Seperti halnya di Desa Playen, Kecamatan Playen, saat kemarau tahun 2019 lalu kebutuhan air mendesak akibat sumber-sumber air banyak yang mengering.


Meski sudah memasuki musim penghujan di awal 2020, warga Desa Playen sudah mewanti-wanti untuk  persiapan keperluan air bersih dalam jangka panjang. Salah satunya adalah dengan meresmikan Sumur Wakaf di Dusun Banaran, Desa Playen, Gunungkidul, Rabu (8/1) lalu.


Dibangun pada Desember 2019. tepat dibelakang masjid Al Mubarok, sumur dalam ini memiliki kedalaman 80 meter. Sumur Wakaf di Desa Playen dilengkapi dengan pompa air jenis serta menara air, dan disambung pipa-pipa ke masjid untuk juga dialirkan ke rumah-rumah warga. Kharis Pradana dari Tim Program Global Wakaf-ACT DI Yogyakarta menyampaikan sumur ini merupakan Sumur Wakaf ke-21 yang telah dibangun Global Wakaf-ACT di Gunungkidul.


"Alhamdulillah dengan kedalaman 80 meter kita mendapatkan debit air yang baik. Dengan dibangunnya Sumur Wakaf, semoga maslahatnya bisa maksimal untuk keperluan masjid dan juga warga sekitar," ungkap Kharis.




Proses pembangunan Sumur Wakaf di Desa Playen bulan Desember lalu. (ACTNews/Nasrudin)

Peresmian Sumur Wakaf di Desa Playen menarik antusias warga sekitar. Sejumlah warga turut bergotong-royong untuk menyiapkan prasmanan. Ketua Takmir Masjid Al Mubarok, Muhsinin, turut mengapresiasi Global Wakaf-ACT dan wakif yang telah membangun sumur di area sekitar masjid. "Kita turut berterima kasih kepada ACT serta Pak Murkus sekeluarga yang telah membangunkan Sumur Wakaf untuk masjid kami. Setelah proses pembangunan masjid Al Mubarok ini selesai, nanti airnya akan dimanfaatkan jemaah dan masyarakat setempat," ungkap Muhsinin.


Muhsin juga menyampaikan, kalau di dekat masjid Al Mubarok juga banyak kebun sayur. Rencananya Sumur Wakaf di Desa Playen juga akan dimanfaatkan untuk pengairan kebun sayur, serta suplai air bersih untuk Pondok Pesantren Putri Al Ihtishom, yang terletak di dekat masjid, dengan santrinya sebanyak 450 orang.


Sementara itu, Mur Kusjulianto selaku wakif juga menyampaikan syukurnya atas diresmikannya Sumur Wakaf. Ia berharap masyarakat Desa Playen dapat turut menjaga bersama Sumur Wakaf ini dengan baik.


“Mohon masyarakat turut mengelolanya dengan baik, sehingga airnya dapat bermanfaat untuk jamaah dan masyarakat. Semoga ke depannya,  kami sekeluarga jadi 'tuman'. Artinya terus berwakaf, dan menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang," tutupnya. []



Bagikan