Warga Dusun Pesongoran Lombok Barat Segera Miliki Masjid Baru

Dua tahun mengalami kerusakan karena gempa, Masjid Al Hidayah di Dusun Pesongoran, Desa Gelangsar, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, jalani proses pembangunan kembali pada Desember ini.

Warga Dusun Pesongoran Lombok Barat Segera Miliki Masjid Baru' photo
Masjid Al Hidayah di Dusun Pesongoran, Desa Gelangsar, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, yang hancur karena gempa 2018 silam. (ACTNews)

ACTNews, LOMBOK BARAT – Masjid Al Hidayah menjadi salah satu masjid yang rusak parah akibat gempa besar 2018 silam yang mengguncang Lombok dan sekitarnya, sejak saat itu, warga Dusun Pesongoran, Desa Gelangsar, Kecamatan Gunung sari, Lombok Barat, beribadah di masjid darurat yang didirikan tepat di samping masjid Al-Hidayah yang hancur. 

Masjid sementara yang luasnya 5x12 meter ini tidak mampu menampung sebagian besar warga dusun, terlebih saat pelaksanaan salat Jumat. Kala itu, warga harus berdesak-desakan setiap pelaksanaan salat berjamaah.

Salah satu takmir Masjid Al Hidayah, Mustafa mengatakan, warga juga berikhtiar memperbaiki Masjid Al Hidayah. Selama ini warga tengah mengumpulkan dana untuk membangun kembali Masjid Al-Hidayah, tetapi biaya yang ada belum juga cukup.

Mengetahui kabar ini, Global Wakaf-ACT Nusa Tenggara Barat pun meninjau keadaan Masjid Al Hidayah untuk menyampaikan dukungan sejumlah wakif yang siap membantu pembangunan masjid. Melalui dana wakaf dan kas masjid, Rabu (23/12) simbolis peletakan batu pertama pembangunan masjid pun dilakukan.

Kepala Cabang Global Wakaf-ACT NTB Juaini Pratama secara langsung memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama. Ia mengatakan, keberhasilan program pembangunan Masjid Al Hidayah bergantung dari kerja sama semua pihak. “Baik dari wakif, kami Global Wakaf-ACT selaku nazir, dan warga dusun Pesongoran. Kami berharap, pembangunan masjid ini diselesaikan dalam waktu 60 hari, sehingga saat penggunaannya nanti bisa menampung lebih banyak jemaah,” kata Juaini.[]