Warga Gaza Berharap Hari-Hari Buruk Berakhir

“Alhamdulillah keselamatan untuk kita semua, kemuliaan untuk para syahid dan cepat sembuh bagi yang terluka. Tuhan bersama orang-orang yang terluka,” kata Ahmed Mortaja seorang Psikolog di Gaza.

Reruntuhan Bangunan Gaza
Reruntuhan bangunan di Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA Gencatan senjata disepakati oleh Israel dan Gaza, Jumat (21/5/2021) pukul 02:00 waktu Gaza disyukuri masyarakat Palestina. Setelah sebelumnya Israel selama 11 hari terus mengirimkan serangan udara ke Gaza.

“Malam-malam buruk telah berakhir. Saya selamat. Saya adalah warga yang empat kali selamat dari serangan Israel, di usia 21 tahun,” ujar Malak Mattar salah satu warga Gaza, seorang seniman yang banyak menyuarakan tentang Gaza. Ia kerap membagikan video serangan-serangan yang terjadi, langsung dari dekat rumahnya.

Komentar warga Gaza lainnya datang dari Maram Humaid yang merupakan seorang jurnalis. “Saya sangat bangga menjadi orang Palestina dari Gaza. Hal-hal bersejarah terjadi,” ujar Maram. 

Warga Gaza, Ahmed Mortaja seorang Psikolog di Gaza, juga banyak menyuarakan tentang kondisi Gaza. “Alhamdulillah keselamatan untuk kita semua, kemuliaan untuk para syahid dan cepat sembuh bagi yang terluka. Tuhan bersama orang-orang yang terluka,” ujarnya.

Dalam 11 hari serangan yang tertuju ke Gaza, masyarakat Palestina yang syahid adalah sebanyak 232 orang, 65 diantaranya adalah anak-anak dan 39 wanita, korban luka mencapai 1900 orang.[]