Warga Lombok Barat Mendapat Bantuan Air Bersih

Musim kemarau tahun 2019 ini berlangsung lebih lama. Akibatnya, krisis air kini melanda berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Lombok Barat.

Warga Lombok Barat Mendapat Bantuan Air Bersih' photo
Relawan MRI mengisi penampungan air warga di Lombok Barat, Rabu (30/10). Wilayah ini merupakan salah satu tempat terparah terdampak kekeringan. (ACTNews)

ACTNews, LOMBOK BARAT Lima bulan sudah warga di Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Lombok Barat mengalami kesulitan mendapatkan air. Kemarau panjang yang menjadi penyebabnya. Dua dusun di Labuan Tereng yang mengalami dampak terparah, ialah Mbung Kolah dan Peletok.

Pada Rabu (30/10) lalu, Aksi Cepat Tanggap Nusa Tenggara Barat mendistribusikan 10 ribu liter air bersih bagi dua dusun yang paling parah terdampak kekeringan itu. Dibantu tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), proses pendistribusian berlangsung dengan lancar.

Supardi selaku Kepala Dusun Mbung Kolah mengatakan, pada 2019 ini musim kemarau berlangsung lebih lama daripada tahun sebelumnya. Dampak yang dihasilkan pun cukup parah, yaitu krisis air bersih. Jika tak ada bantuan air bersih, warga terpaksa membeli air dengan harga yang cukup mahal, yakni Rp 100 ribu untuk seribu liter air. “Itu pun tak semua desa bisa membeli air, terkadang penjual air tak sanggup mengantar air ke desa yang medannya sulit dilewati kendaraan bermuatan besar,” ungkap Supardi.


Menggunakan truk tangki, ACT mengirimkan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Lombok Barat, Rabu (30/10). (ACTNews)

Di tahun sebelumnya, ketika memasuki bulan Agustus atau September, hujan sudah turun secara merata di Lombok Barat. Akan tetapi, di tahun ini kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya. Selain kebutuhan air untuk konsumsi yang mengalami krisis, area pertanian pun mengalami kesulitan air sehingga musim tanam tak bisa dilakukan.

Pendistribusian air dari ACT NTB ini merupakan program rutin yang telah berjalan sejak awal kemarau lalu. Kepala Cabang ACT NTB Lalu Muhammad Alfian mengatakan, tak hanya di NTB saja, ACT juga mendistribusikan air di berbagai wilayah terdampak lainnya memalui cabang-cabang ACT. “Kami terus mengajak para dermawan untuk terlibat dalam mengatasi bencana kekeringan yang masih berlangsung di berbagai pelosok negeri,” ungkapnya.[]

Bagikan