Warga Madiun Nikmati Ribuan Karton Air Minum Wakaf

Jumat (20/12), 1.700 karton Air Minum Wakaf diberikan ke sejumlah pondok pesantren, masjid, sekolah, dan masyarakat prasejahtera di Madiun.

Warga Madiun Nikmati Ribuan Karton Air Minum Wakaf' photo
Air Minum Wakaf memang ditujukan untuk publik, institusi, pesantren, dan masjid yang membutuhkan.

ACTNews, MADIUN - Air Minum Wakaf kini turut dinikmati warga Madiun, setelah produk tersebut diluncurkan oleh Global Wakaf-ACT pada Rabu (18/12) di Kabupaten Malang. Jumat (20/12), 1.700 karton Air Minum Wakaf diberikan ke sejumlah pondok pesantren, masjid, sekolah, dan masyarakat prasejahtera di Madiun.  

Didik Purwoko dari Tim Program ACT Madiun menerangkan, air minum ini dibagikan secara cuma-cuma dan tidak boleh diperjualbelikan. “Air Minum Wakaf memang ditujukan untuk publik, institusi, pesantren, dan masjid yang membutuhkan. Saat ini kami telah mendistribusikan 1.700 karton Air Minum Wakaf yang terdiri dari kemasan gelas 240ml dan botol 600ml. Semoga ke depannya lebih banyak lagi Air Minum Wakaf yang kami bagikan,” ujar Didik.

Pendistribusian Air Minum Wakaf di Jawa Timur saat ini lebih banyak di Kota Madiun dan sekitarnya. Selanjutnya Global Wakaf-ACT berupaya menjangkau lebih luas lagi wilayah keresidenan.

Lebih luas lagi, Sumintoro selaku Kepala Cabang ACT Madiun mengatakan Air minum wakaf ini adalah produk dari Air Wakaf (LAW) yang merupakan diversifikasi dari program Lumbung Pangan Wakaf (LPW). Tujuan utamanya yakni memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui wakaf. “Sebelumnya, Global Wakaf-ACT telah membuat program berupa Lumbung Beras Wakaf (LBW) dan Lumbung Ternak Wakaf (LTW) untuk pemenuhan pangan. Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan air dibangun Lumbung Air Wakaf sebagai solusi,” pungkas Sumintoro. []

Bagikan