Warga Mualaf Bangka Akhirnya Nikmati Daging Kurban

Dusun Pohin dan Air Jaya, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka menjadi wilayah yang masuk dalam peta pendistribusian daging kurban Global Qurban - Aksi Cepat Tanggap Bangka Belitung. Tahun 2015 adalah kali terakhir warga mualaf Dusun Pohin dan Dusun Air Jaya menikmati lezatnya daging kurban.

Warga Mualaf Bangka Akhirnya Nikmati Daging Kurban' photo
Warga mualaf Dusun Pohin menerima daging kurban Global Qurban - ACT Bangka Belitung. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BANGKA – Tahun 2015 adalah kali terakhir warga mualaf Dusun Pohin dan Dusun Air Jaya, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka menikmati lezatnya daging kurban. Penantian setengah dasawarsa itu ditutup dengan kedatangan daging kurban Global Qurban - Aksi Cepat Tanggap, Sabtu (1/8).

Di kedua dusun tersebut, ada sekitar 550 keluarga mualaf prasejahtera. Mereka berpenghasilan menengah ke bawah dengan mata pencaharian petani lada, karet, dan bahkan pekerja serabutan.

Vivi, salah satu mualaf penerima manfaat daging kurban Dusun Pohin mengaku rindu dengan semarak Iduladha dan daging kurban yang dinikmati bersama. Ia menceritakan, tahun ini belum ada yang mampu berkurban di Dusun Pohin. “Kami ngin sekali merasakan kembali menerima atau menikmati daging kurban yang dulu pernah kami rasakan bersama di sini,” katanya.

Penanggung Jawab Program Global Qurban - ACT Bangka Belitung Bobby Bagaskara menerangkan, Dusun Pohin dan Air Jaya menjadi wilayah yang masuk dalam peta pendistribusian daging kurban Global Qurban - ACT Bangka Belitung. “Menentukan wilayah pendistribusian yang tepat sasaran menjadi salah satu poin penting bagi Global Qurban - ACT dalam menunaikan amanah distribusi daging kurban kepada yang paling membutuhkan. Kami berharap melalui distribusi daging kurban dapat menjadi ikatan yang kuat antara sesama muslim,” kata Bobby.

Proses penyembelihan dilaksanakan di Masjid kayu Al-Bina Desa Sempan yang menjadi sentral mualaf dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan. Pengurus Masjid kayu Al-Bina Ustaz Zulfian mengatakan, pemahaman warga mualaf yang ada di kecamatan Pemali mengenai agama masih minim sekali. Bahkan perhatian terhadap mereka para mualaf dirasakan masih sangat kurang. Melalui kehadiran Global Qurban - ACT, para mualaf merasa diperhatikan.

“Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Global Qurban - ACT. melalui adanya daging kurban dari Global Qurban - ACT, kebahagiaan yang dulu pernah mereka rasakan dapat dirasakan kembali. Insyaallah dengan adanya perhatian seperti ini dapat memperkuat keyakinan dan keimanan mereka para mualaf,” ujar Ustaz Zulfian.

Selain dapat menikmati kembali daging kurban, warga mualaf di wilayah kecamatan Pemali ini pun dapat merasakan kembali kebersamaan dalam suasana penyembelihan hewan kurban dan makan bersama di lingkungan tempat proses penyembelihan hewan kurban dilaksanakan.

“Mari kita bersmai dan dukung kegiatan para mualaf melalui program-program pemberdayaan lainnya,” kata Bobby.[]


Bagikan