Warga Mualaf Makula Nikmati Syukuran Qurban Perdana

"Nikmat sekali, kami benar-benar merasakan nikmatnya daging kurban dan kuatnya persaudaraan pada Iduladha tahun ini, Terima kasih ACT," kata Guntur, tokoh mualaf Dusun Makula.

Warga Mualaf Makula Nikmati Syukuran Qurban Perdana' photo

ACTNews, Pinrang - Global Qurban-ACT Sulawesi Selatan menggelar acara Syukuran Qurban di Desa Mesakada, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang pada Senin (12/8). Desa Mesakada adalah salah satu desa terpencil. Tak mudah untuk sampai ke sana. Terletak di kawasan pegunungan tak jauh dari kawasan wisata Tana Toraja, akses jalan menuju desa Mesakada sangat ekstrim. Medan diwarnai tanjakan terjal, berkelok-kelok dan sangat licin pada waktu hujan.

Agenda silaturahmi yang dikemas dalam acara Syukuran Qurban menjadi acara yang membahagiakan masyarakat Dusun Makula, Desa Mesakada. Betapa tidak, puluhan kepala keluarga yang bermukim di pegunungan tersebut baru kali ini merasakan daging kurban.

Syukuran Qurban digelar dengan konsep melibatkan partisipasi penuh warga. Masyarakat setempat ikut langsung dalam proses penyembelihan hingga pengolahan daging kurban menjadi menu dengan cita rasa lokal yang kemudian disantap bersama-sama oleh warga dan masyarakat sekitar.

Bukan hanya itu, menambah semaraknya Syukuran Qurban, panitia juga mengundang beberapa elemen pemerintahan dan lembaga seperti KUA Lembang, Danramil 1404-07, Kapolsek Lembang, Babinsa, para imam kampung, dan perwakilan relawan AMRI se-Sulawesi Selatan.

 

 

Dalam sambutannya, Kepala Dusun Makula menyampaikan terima kasih mendalam atas kegiatan penuh persaudaraan ini dan bertekad untuk senantiasa menjaganya. Hal senada juga disampaikan oleh Lettu. Inf. Abdul Muin (perwakilan dari Danramil 1404-07) yang menilai Syukuran Qurban adalah kegiatan yang menyatukan masyarakat dalam indahnya persatuan dan kesatuan.

Sementara kepala KUA Lembang dalam sambutannya lebih menekankan kepada harapan agar pembinaan dan perhatian kepada para mualaf Makula lebih ditingkatkan. Hal ini mengingat mereka ibarat kertas polos yang belum diberikan tulisan apapun pemahaman tentang Islam yang baik dan benar.

Miftahul Jannah dari tim MRI Pinrang yang bertindak sebagai koordinator acara Syukuran Qurban, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran segenap undangan dan partisipasi aktif segenap relawan MRI sulawesi selatan.

"Selama sekitar delapan bulan terakhir kami melakukan pendampingan terhadap para mualaf di sini, alhamdulillah Syukuran Qurban ini menambah spirit mereka (mualaf) untuk terus belajar dan istikamah berislam," paparnya.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT Sulawesi Selatan Faizal Agusniman menegaskan ACT sudah berkiprah dalam dunia kemanusiaan selama 14 tahun dan akan terus berikhtiar membersamai jalan-jalan kemanusiaan dan umat yang membutuhkan. “Makula ini, insyaallah, juga akan menjadi perhatian kita agar ke depannya para warga mualaf mendapatkan pendidikan agama dan terberdayakan secara ekonomi," tambah  Faizal.

Syukuran Qurban berlangsung sederhana, namun meriah dalam balutan wajah-wajah penuh syukur. Acara silaturahmi ini kemudian itutup dengan doa dan makan bersama. Acara ini juga sekaligus memberi nilai bahwa di negeri ini masih banyak saudara sebangsa yang begitu merindukan nikmatnya Iduladha dengan bersantap daging kurban bersama keluarga dan orang-orang di sekitarnya.[]

Bagikan