Warga Palestina Terluka dalam Protes Pembangunan Pemukiman Israel

Enam warga Desa Kafr Qaddum, Palestina, terluka akibat serangan pasukan Israel. Warga memprotes pemukiman ilegal Israel yang dibangun di atas tanah mereka.

zionis israel serang warga
Pasukan Israel bersenjata lengkap. (WAFA)

ACTNews, TEPI BARAT – Enam warga Palestina yang ikut dalam protes pembangunan pemukiman Israel di Desa Kafr Qaddum, Tepi Barat Utara, terluka akibat serangan pasukan Israel, Jumat (21/1/2022).

Dilansir dari WAFA, Morad Shtewi, Aktivis anti-kolonisasi lokal mengatakan, pasukan Israel menyerang para pengunjuk rasa dengan peluru karet dan gas air mata. Beberapa yang terluka langsung ditangani di tempat kejadian. Sementara yang lain dipindahkan ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan.

Selama bertahun-tahun, setiap Jumat, penduduk Desa Kafr Qaddum dan desa-desa di sekitarnya telah memprotes pemukiman ilegal Israel. Mereka menyerukan otoritas Israel untuk membuka kembali jalan utama desa yang telah ditutup sejak 2002.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT mengatakan, dalam melakukan pembangunan pemukiman di Tepi Barat, Israel banyak menghancurkan rumah-rumah dan mengusir warga Palestina. Warga yang terusir tidak memiliki tempat tinggal lagi. 

“Aksi Cepat Tanggap mengajak Sahabat Dermawan terus membersamai perjuangan rakyat Palestina dengan menyediakan hunian nyaman dan Rumah Wakaf. Di satu sisi, kami juga mengajak dunia internasional untuk membela dan menghadirkan keadilan bagi Palestina,” jelasnya, Sabtu (22/1/2022).[]