Warga Prasejahtera di Bogor Nikmati Zakat Fitrah di Pertengahan Ramadan

ACT membagikan beras zakat fitrah, amanah dari dermawan Indonesia pada Rabu (6/5) di Desa Curug, Kampung Poncol, Gunung Sindur.

Penyerahan beras zakat fitrah kepada salah satu warga Desa Curug. (ACTNews/DesiFurwati)

ACTNews, BOGOR – Umat Islam telah memasuki pertengahan Ramadan. Zakat fitrah pun telah ditunaikan oleh sebagian muslim sejak awal Ramadan lalu, mengingat urgensi zakat bagi masyarakat prasejahtera di masa pandemi ini. Zakat fitrah yang telah disalurkan melalui Global Zakat - ACT tersebut mulai didistribusikan pada Rabu (6/5) lalu.


Puluhan paket beras zakat fitrah amanah dari dermawan dibagikan kepada warga prasejahtera di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Beras ini diproduksi langsung oleh para petani lokal di Karawang, Banten, dan Blora binaan ACT.

“Untuk tahap awal, 80 paket beras zakat fitrah telah didistribusikan di RT 06 RW 01 Kampung Poncol, Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur. Mayoritas pekerjaan masyarakat di sini adalah buruh kupas singkong,” ucap Muhammad Jafar dari Tim Program Global Zakat - ACT.

Beras zakat fitrah dibagikan langsung ke rumah-rumah warga, mengikuti aturan dari pemerintah untuk menghindari kegiatan yang menimbulkan kerukunan. Pendistribusian zakat fitrah kala itu bekerja sama dengan Kapolsek setempat.

“Warga yang mendapat bantuan ini adalah yang ekonominya paling terdampak, seperti para janda, anak yatim duafa, dan lansia,” ucap Muhidin selaku kepala RT Desa Curug, Gunung Sindur.

Muhidin sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh ACT kepada warga di desanya. “Alhamdulillah warga saya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, karena ini merupakan bantuan pertama yang ada di desa kami,” tambah Muhidin.

Jafar juga menegaskan anjuran zakat fitrah di awal waktu. Hal ini mengingat kondisi saat ini yang memprihatinkan karena mayoritas warga negara Indonesia tidak bisa beraktivitas lagi, imbas wabah Covid-19. []