Warga Terdampak Banjir di Hu'u Terima Bantuan Pangan

Banjir yang terjadi pada akhir Februari lalu di Dompu membawa dampak cukup besar bagi warga. Kini mereka menantikan bantuan kemanusiaan, karena banyak harta benda yang ikut hanyut dan rusak.

Serah terima bantuan kemanusiaan dari ACT untuk warga terdampak banjir di Dompu. (ACTNews)

ACTNews, DOMPU Banjir besar menerjang Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat pada Ahad (28/2/2021) lalu. Pukul 2 dini hari, banjir merusak ratusan rumah di tiga desa di Kecamatan Hu’u. Akibatnya, warga terpaksa menjadi penyintas dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Merespons banjir tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB bersama relawan Masyarakat Relawan Indonesia Dompu mendistribusikan 102 paket pangan untuk warga terdampak banjir. Bantuan diserahkan ke warga di Desa Daha dan Marada. Paket tersebut pun disambut bahagia oleh warga.

Nas, salah satu relawan MRI Dompu, mengatakan, bantuan kemanusiaan yang diberikan ke warga terdampak berupa bahan makan pokok seperti beras, minyak goreng, gula dan bahan pangan lainnya. Ke depannya, bantuan serupa akan kembali datang untuk mendukung program pemulihan pascabencana warga. “Bantuan ini merupakan sedekah terbaik masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari warga setempat, di Desa Daha terdapat 36 rumah hanyut sedangkan 443 rumah rusak berat. Selain rumah, harta benda warga seperti mobil, 15 motor, puluhan ternak warga ikut hanyut terbawa arus. Di desa lain yang juga terdampak, sembilan rumah mengalami kerusakan serta 50 hektare sawah terancam gagal panen.

Kepala Cabang ACT NTB Juaini Pratama mengatakan, bantuan yang tersalurkan bagi penyintas banjir Dompu berasal dari sedekah masyarakat yang disalurkan melalui ACT. Juaini pun mengajak masyarakat untuk ambil bagian agar terus membantu warga yang tengah terdampak bencana.

“Sedekah terbaik bisa disalurkan langsung ke Kantor Cabang ACT terdekat atau melalui laman Indonesia Deramwan,” ajak Juaini.[]