Warga Terdampak Banjir Lebak Keluhkan Kondisi Kesehatan

Korban banjir di Desa Calung Bungur, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan kondisi kesehatan mereka mulai terganggu. Batuk, flu, dan iritasi kulit menjadi gejala yang paling banyak dilaporkan.

Warga Terdampak Banjir Lebak Keluhkan Kondisi Kesehatan' photo
Relawan medis Aksi Cepat Tanggap dr. Putri memeriksa kesehatan warga Desa Calung Bungur. Desa Calung Bungur menjadi salah satu wilayah terdampak banjir bandang, Rabu (1/1). (ACTNews)

ACTNews, LEBAK – Pascabencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Lebak, Banten, sejumlah warga mengeluhkan penyakit. Salah satunya warga di Desa Calung Bungur, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. 

Berupaya memberilan layanan kesehatan untuk warga terdampak, Tim Medis ACT menyambangi desa tersebut pada Selasa (7/1). Pelayanan kesehatan dilakukan di empat kampung, yakni Kampung Lebak Kopo. Kampung Nanggela, Kampung Karian, dan Kampung Susukan.

Sejak pukul tujuh pagi, warga silih berganti datang memeriksakan kesehatan mereka. Total 148 warga, dengan rincian 34 anak-anak, 25 lansia, datang berobat.

Lukman Solehuddin dari tim Disaster Emergency Response (DER) – Aksi Cepat Tanggap melaporkan, sebagian warga yang berobat mengeluhkan kondisi gatal-gatal, mulai terserang flu dengan gejala batuk pilek, dan myalgia. “Alhamdulillah pelayanan kesehatan bejalanan lancar, walaupun untuk menuju Desa Calung Bungur harus berjibaku dengan lumpur dan menyeberangi sungai,” kara Lukman.

Selain melakukan pelayanan kesehatan dan memberikan obat-obatan, kami juga menyarankan warga tetap menjaga kebersihan di tengah kondisi lingkungan yang bisa menjadi sumber penyakit pascabanjir ini," tutupnya.[]


Bagikan