Warung Wakaf Penuhi Kebutuhan Korban Gempa Lombok

Warung Wakaf Penuhi Kebutuhan Korban Gempa Lombok

ACTNews, LOMBOK - Masih terngiang dalam ingatan Susi kengerian gempa yang mengguncang Lombok empat bulan lalu. Semua masyarakat Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, tempat ia tinggal, spontan keluar rumah diiringi robohnya beberapa bangunan rumah warga, termasuk rumah Susi sendiri.

Ibu satu anak ini terpaksa harus hidup di tenda-tenda pengungsian karena rumahnya sudah tidak layak huni. Dari tenda-tenda kemudian ia berpindah ke hunian sementara yang berada tidak jauh dari rumahnya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia menempuh jarak yang cukup jauh menuju warung atau mini market yang ada. Untuk mencapai lokasi tersebut, ia harus mengeluarkan tambahan biaya untuk transportasi.

Namun, hadirnya Warung Wakaf sejak Senin (22/10) lalu di dekat tempat tinggalnya, menjadi berkah bagi Susi dan warga lainnya. Ia tak perlu lagi jauh-jauh membeli kebutuhan sehari-hari. Cukup beberapa langkah saja dari rumah, ia sudah dapat berbelanja di Warung Wakaf tersebut.

“Saya dan warga sekitar sudah tau Warung Wakaf ini saat peresmian kemarin. Alhamdulillah, saya dan warga tidak perlu lagi jauh-jauh beli barang kebutuhan sehari-hari. Di sini juga harganya murah-murah, termasuk harga es krim untuk anak-anak,” jelas Susi.

Menurut Susi, biasanya untuk membeli es krim bagi anaknya, ia harus menunggu pedangang es krim keliling. Itupun harga es krim tersebut cukup mahal. “Harga es krim di Warung Wakaf ini lebih murah dibandingkan di tempat lain, anak-anak juga suka,” imbu Susi.

Susi juga senang karena berbelanja di Warung Wakaf sekaligus berwakaf, walaupun kehidupannya sendiri masih termasuk susah. Baginya, belanja di Warung Wakaf mengajarkan masyarakat untuk belanja sambil beramal. “Masyarakat di sini sudah pada tau, mereka belanja sambil wakaf. Mereka pada senang karena harganya yang terjangkau dan juga sekalian berwakaf. Kita juga tidak merasa keberatan, malah senang. Itung-itung beramal,” ungkapnya.

Ucapan Susi diamini oleh Zainab (50). Menurutnya, keberadaan Warung Wakaf membantunya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau. “Biasanya beli minyak, es krim, gula, dan lainnya. Kita senang harga Warung Wakaf murah. Banyak juga warga di luar Guntur Macan yang belanja ke sini,” ucap Zainab.

Keuntungan dari Warung Wakaf ini sendiri juga disalurkan untuk pembangunan kembali Masjid Quba yang berada persis di samping Warung Wakaf yang sudah menjadi puing-puing. Masjid yang sudah berdiri 50 tahun tersebut sebelumnya menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat sekitar. Masyarakat berharap dengan keberadaan Warung Wakaf dapat membangun kembali Masjid Quba ini.

Adapun sebagian hasil pengelolaan Warung Wakaf akan terus digulirkan untuk membuka Warung Wakaf lainnya di Lombok. Insya Allah target 100 Warung Wakaf akan terus diikhtiarkan untuk kembali membangun kehidupan perekonomian masyarakat Lombok, terutama yang terdampak gempa. []

Tag

Belum ada tag sama sekali