Water Truck Menyambangi Pontang yang Kekeringan Parah

Kekeringan masih berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Kecamatan Pontang di Kabupaten Serang menjadi salah satu yang terdampak parah.

Water Truck Menyambangi Pontang yang Kekeringan Parah' photo
Warga yang sedang menyeberang jembatan bambu di atas irigasi yang dipebuhi sampah di Desa Domas, Pontang, Serang, Sabtu (2/11). Irigasi ini mengering sejak kemarau berlangsung. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, SERANG Udara panas terasa menyengat saat Aksi Cepat Tanggap (ACT) sedang berada di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Sabtu (2/11). Sejauh mata memandang, hanya ada lahan pertanian yang mengering. Irigasi di tepian jalan utama kecamatan pun hanya terisi sampah plastik. Kecamatan Pontang merupakan salah satu wilayah terdampak kekeringan terparah tahun 2019 di Kabupaten Serang.


Irigasi yang dipenuhi sampah plastik di Desa Domas, Kecamatan Pontang, Serang, Sabtu (2/11). Sejak kemarau dimulai lima bulan lalu, irigasi ini tak mendapatkan pasokan air. (ACTNews/Eko Ramdani)

Berbatasan langsung dengan laut utara Jawa, tanah di Kecamatan Pontang tak mengeluarkan air tawar. Terlebih di Desa Domas dan Wanayasa, air sumur terasa asin. Selama ini mereka mengandalkan air dari perusahaan air mimum atau memanfaatkan air irigasi yang keruh.

Yahya, salah satu warga Desa Domas mengatakan, di desa tempatnya tinggal tidak ada sumber air tawar, sedangkan pasokan air dari PAM tidak setiap saat mengalir. “Ada irigasi, kadang warga pakai air dari sana, tapi selama kemarau ini kering, dan warga coba mengandalkan air resapan dari irigasi yang sebenarnya tak layak digunakan,” ungkapnya, Sabtu (2/11).