Yulda dan Korban Kebakaran Ulu Laut Masih Butuhkan Bantuan Darurat

Yulda, bayi perempuan dan puluhan jiwa korban kebakaran Ulu Laut, Kota Palembang, masih membutuhkan bantuan darurat. Hingga kini, mereka masih bertahan di tenda pengungsian.

Yulda dan Korban Kebakaran Ulu Laut Masih Butuhkan Bantuan Darurat' photo
Tim Aksi Cepat Tanggap Sumatra Selatan menemui keluarga Yulda. (ACTNews)

ACTNews, PALEMBANG Sepuluh hari pascabencana kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Faqih Usman, Kelurahan 1 Ulu Laut, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang, membuat Yulda menjadi penyintas termuda dalam musibah kebakaran malam itu. Bayi yang baru lahir itu kehilangan sang ibu yang meninggal karena pendarahan. Ardani (35), ayah Yulda mengatakan, istrinya meninggal satu jam setelah melahirkan anak ketiganya pada Rabu (4/11) lalu.

Kebakaran pada Jumat (13/11) malam itu menambah kehilangannya. “Rumah kami satu-satunya pun hangus terbakar. Tidak ada lagi yang bisa diselamatkan. Saya cuma terpikirkan harus menyelamatkan anak-anak malam itu,” kata Ardani, matanya berkaca-kaca saat menceritakan kepada tim Aksi Cepat Tanggap Sumatra Selatan, Sabtu (14/11).

Ardani yang kesehariannya bekerja sebagai supir getek (perahu kecil) pun tidak dapat berbuat banyak. Setelah kebakaran yang terjadi ia beserta ketiga putrinya terpaksa tidur di teras rumah dan membuat atap seadanya dari terpal.

Yulda, bayinya, pun sempat viral di media sosial. Banyak masyarakat yang mengunggah kondisi Yulda yang tinggal di tenda terpal. Ia selama tiga hari hanya memiliki sehelai pakaian di badan.

Kepala Program ACT Sumsel Aris Lazuardi mengatakan, Yulda dan keluarga secara khusus telah diberikan santunan tahap awal oleh ACT. “Ketika kunjungan tim pertama untuk asesmen, kami langsung mengunjungi keluarga Ardani dan melihat langsung kondisi Yulda. Insyaallah dalam waktu dekat pun kami akan coba untuk menggalang dana khusus bagi Yulda untuk membantunya secara maksimal,” kata Aris.

ACT Sumatra Selatan juga mengantarkan 30 paket bahan makanan, 2 dus roti, serta pakaian anak-anak.  Kehadiran tim sekaligus turut membantu membersihkan puing sisa kebakaran.

HIngga saat ini, AKsi Cepat Tanggap masih terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin membantu korban kebakaran Ulu Laut. Donasi dapat disalurkan dalam bentuk dana maupun barang melalui Kantor Cabang ACT Sumatra Selatan di jalan Jendral Sudirman KM 3,5, Kecamatan Ilir Timur 1, Kota Palembang.[]

Bagikan

Terpopuler