Yusuf, Yatim Piatu yang Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk

Kondisi rumah panggung tersebut nyaris roboh. Seluruh bagian dinding tak ada yang tertutup sempurna. Sejumlah lubang di dinding membuat celah yang dapat terlihat langsung oleh mata. Begitu pula dengan atap rumahnya, yang berlubang di berbagai sisi.

Yusuf, Yatim Piatu yang Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk' photo
Yusuf tinggal bersama kakeknya di rumah panggung yang tidak layak huni. (ACTNews/Rimayanti)

ACTNews, TASIKMALAYA - Belasan tahun sudah Yusuf Nurfalah (12) hidup bersama kakeknya, Umar, di sebuah rumah panggung di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Sejak dilahirkan, Yusuf telah ditinggalkan oleh ibu dan ayahnya. Almarhum ayahnya sakit hingga meninggal, sementara mendiang ibunya wafat saat melahirkan Yusuf. Satu-satunya peninggalan kedua orang tuanya yang bisa ia saksikan adalah rumah panggung yang kini ia tinggali bersama kakeknya. 

Kondisi rumah panggung tersebut nyaris roboh. Seluruh bagian dinding tak ada yang tertutup sempurna. Sejumlah lubang di dinding membuat celah yang dapat terlihat langsung oleh mata. Begitu pula dengan atap rumahnya, yang berlubang di berbagai sisi. Saat hujan tiba, Yusuf kerap mengungsi ke rumah tetangganya karena khawatir rumah panggungnya roboh tiba-tiba. 

Tidak hanya tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni, Yusuf juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan biaya pendidikan. Ia menggantungkan hidupnya kepada Umar sebagai satu-satunya anggota keluarga yang tersisa. Namun, kondisi Umar pun serba terbatas. Lansia berusia 72 tahun ini bekerja sebagai buruh tani dan memiliki penghasilan yang tidak menentu.

“Ya betul, Yusuf dari kecil diurus oleh saya. Kondisinya saya saat ini sudah sangat tua dan sudah tidak mampu lagi bekerja seperti dulu. Sekarang seadanya saja,” ungkap Umar, Selasa (18/2).

Saat ini Yusuf duduk di bangku kelas 6 SD. Ia bercita-cita ingin melanjutkan sekolah ke tingkat SMP. Namun impian ini terancam kandas karena kakeknya belum tentu bisa membiayai sekolah Yusuf.

ACT Tasikmalaya melalui program Mobile Social Rescue berikhtiar untuk membantu Yusuf dan kakeknya. “Alhamdulillah, ada santunan dari dermawan untuk Yusuf dan keluarga agar bisa digunakan untuk kebutuhan harian mereka. Insyaallah kami juga tengah berupaya agar bisa mewujudkan cita-cita Yusuf untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP. Mohon doanya,” ujar M. Fauzi Ridwan dari Tim Program ACT Tasikmalaya, saat mengunjungi kediaman Yusuf pada Selasa lalu.

Ridwan menambahkan, saat ini ACT Tasikmlaya tengah menggalang dana untuk membantu Yusuf dan kakeknya merenovasi rumah agar layak huni. “Insyaallah donasi yang terkumpul nantinya juga akan disalurkan untuk membantu Yusuf mewujudkan cita-citanya. Bagi sahabat dermawan yang ingin berpartisipasi, bisa berdonasi langsung melalui kitabisa.com,” pungkas Ridwan. []


Bagikan