Zionis Hancurkan Pemakaman Palestina untuk Bangun Taman

Untuk kesekian kalinya, zionis Israel menghancurkan situs penting dan bersejarah bagi muslim Palestina. Pada Selasa (12/10/2021), pasukan Israel menghancurkan sejumlah makam bersejarah di Yerusalem Timur.

israel hancurkan makam palestina
Ilustrasi. Zionis Israel kembali menghancurkan pemakaman muslim di Yerusalem. (Dok. Reuters)

ACTNews, YERUSALEM – Pihak berwenang Israel dilaporkan menghancurkan pemakaman Al-Yusufiyah, milik warga Palestina di Yerusalem Timur. Penghancuran dilakukan karena niatan Israel untuk membangun taman di wilayah tersebut. Padahal, pemakaman tersebut juga berisi makam dari para tentara Yordania yang gugur dalam perang tahun 1967.

Langkah yang diambil Israel ini, tidak mempedulikan demonstrasi warga Palestina yang dilakukan sebelumnya pada Ahad (10/10/2021). Namun, pasukan Israel justru membubarkan para demonstran dengan menembakkan granat kejut dan meriam air sigung atau skunk. Mereka juga dilaporkan menggunakan tongkat dan memukul para pengunjuk rasa hingga sejumlah warga terluka.

Walikota Yerusalem untuk otoritas Palestina menggambarkan pembongkaran pemakaman Al-Yusufiyah sebagai tindakan kejahatan yang parah.

Puluhan tentara Yordania yang berjuang mempertahankan Kota Tua Yerusalem melawan pendudukan Israel pada perang Timur Tengah 1967, dimakamkan di sana. Yordania kehilangan sekitar 587 tentara dan perwira di berbagai kota di Tepi Barat. Al-Yusufiyah, yang terletak dekat dengan tembok timur laut kuno Yerusalem pun telah menjadi situs pemakaman Palestina selama berabad-abad.

Hal ini pun bukan yang pertama. Sudah beberapa kali Israel menghancurkan situs-situs penting atau bersejarah, demi kepentingan pembangunan mereka. Pada 2016 lalu, otoritas Israel menghancurkan sejumlah  makam di pemakaman muslim Palestina di sebuah situs bersejarah di Yerusalem Timur.

Mereka menghancurkan pemakaman yang telah berusia lebih dari 1.400 tahun dan terletak tepat di sebelah timur Masjid Al-Aqsa yang menjadi tempat suci bagi umat muslim. Israel mengubah area tersebut menjadi taman nasional.

"Sejumlah besar pasukan Israel menyerbu pemakaman Bab al-Rahmeh yang bersejarah, dan menghancurkan delapan kuburan. Israel ingin mengubah pemakaman menjadi taman nasional bagi orang Yahudi Israel," ujar Mustafa Abu Zahra, kepala Komite Pelestarian Pemakaman Islam di Yerusalem.[]