Panen Ubi, Ikhtiar Selamatkan Petani yang Merugi

Dampak pandemi Covid-19, ubi yang telah ditanam petani di Kabupaten Mojokerto selama lima bulan tak laku di pasaran. Pariwisata yang sepi, pabrik yang tutup, dan banyak petani yang menanam ubi membuat komoditas ini jatuh harga, dari yang sebelumnya Rp 1.000-1.500 hanya menjadi Rp 200 per kilogramnya. Keadaan ini direspons Global Wakaf-ACT melalui langkah awal penyelamatan petani ubi dengan ikhtiar membeli 1.000 ton ubi hasil panen pada Februari ini. Program ini disinergikan dengan Wakaf Pangan Produktif. Ubi-ubi dari Mojokerto didistribusikan ke ribuan pesantren di Jawa Timur.

Fotografer
Gina Mardani
Bagikan