Berfilantropi yang Mengedukasi Negeri

Ketika berfilantropi, maka dermawan tidak terlepas dari proses edukasi tersebut. Sebut ketika berkurban dan berwakaf. Di Global Qurban sendiri, publik dan mitra dermawan diajak memahami multimanfaat dari perpaduan filantropi. Misalnya saja, terjangkaunya harga kurban di Global Qurban berkaitan erat dengan praktik wakaf yang menopang kebutuhan kurban itu.

Berfilantropi yang Mengedukasi Negeri' photo
Image Iqbal Setyarso
Vice President ACT



Iqbal Setyarso

VP Media Network Development


Ada pernyataan yang terdengar “tidak masuk akal” di Global Qurban. Sejak awal, di antara sesama pengelola filantropi kurban, terkesan ada kompetisi di antara mereka. Sampai suatu ketika, Global Qurban menyampaikan ke kalangan donaturnya, apa yang menjadi tekadnya. Hal ini dilakukan sejak Global Qurban mengembangkan pembibitan dan penggemukan ternak sendiri. Semua berawal dari Blora, Jawa Tengah, dan berkembang ke beberapa tempat lainnya.

 

Sejak itu, tekad Global Qurban jika mungkin setiap tahun bisa melakukan penurunan harga. Mengapa? Agar tiap muslim mampu berkurban. Apa yang baik untuk sesama, khususnya bagi muslim, niscaya jadi ikutan. Dengan harga bisa lebih murah karena kompetitor Global Qurban bukan pedagang hewan kurban, tentu kian banyak yang ikut menerapkan penurunan harga kurban.


Penurunan harga hewan kurban, alih-alih merusak harga, ikhtiar ini justru memicu rasa penasaran. Global Qurban tak ragu membagi pengalaman suksesnya, antara lain: menunjukkan efisiensi strategi mengelola ternak (khususnya kambing), termasuk membeberkan kepaduan dengan manajemen wakaf. Wakaf, dimaknai dengan melibatkan dermawan mewakafkan kelebihan hartanya dalam berinvestasi sosial mendukung peternakan. Sehingga, aset yang diwakafkannya dalam usaha peternakan tersebut bisa berkembang (dan hasilnya yang dikurbankan). 


Membincang fenomena ini, kawasan wakaf yang terintegrasi, bukan saja memberi efek menambah pemahaman, namun juga memberi pengalaman tersendiri. Mitra dan wakif yang mengunjungi Kawasan Wakaf Terpadu sekaligus berfilantropi berupa beras (5 kilogram beras, dari aktivitas produksi beras yang juga dikirim ke Suriah, Palestina, Somalia, dan pengungsi Rohingya. Di kawasan wakaf ini, diaktivasi sejumlah kegiatan seperti Lumbung Ternak Wakaf (LTW), Lumbung Pangan Wakaf (LPW), sumur pertanian, sumur masyarakat, dan lain-lain. Bagaimana itu semua dikelola hingga membawa maslahat bagi masyarakat, menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi wakif.


Inilah momentum filantropi, dengan semangat berbagi yang kuat pada Idhuladha mendatang. Pendistribusian kurban oleh Global Qurban membantu anak bangsa yang terpapar krisis pangan, terlebih menghadapi kemarau panjang 2019 ini. Tidak hanya itu, jangkauan penerima manfaatnya juga melintasi batas negara, yaitu mereka yang terdampak krisis kemanusiaan dan kemiskinan.

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan